nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Arteta: Jadi Pelatih Itu Ternyata Berat

Ezha Herdanu, Jurnalis · Sabtu 04 Januari 2020 04:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 04 45 2149133 arteta-jadi-pelatih-itu-ternyata-berat-eQIhvppE8Z.jpg Mikel Arteta (Foto: premierleague.com)

LONDON – Mikel Arteta memberikan komentar setelah menjalani tiga pertandingan sebagai pelatih Arsenal. Arteta pun mengaku mulai merasakan beratnya tugas sebagai seorang pelatih klub besar macam Arsenal.

Sebagaimana diketahui, Arteta memang akhirnya ditunjuk sebagia pelatih anyar Arsenal beberapa waktu lalu. Manajemen The Gunners –julukan Arsenal– memilihnya sebagai pengganti Unai Emery yang dinilai gagal mengangkat prestasi klub asal London Utara tersebut.

Arteta sendiri harus melalui dua pertandingan awalnya dengan hasil yang mengecewakan. Setelah bermain imbang dengan Bournemouth, pelatih asal Spanyol tersebut harus melihat anak-anak asuhannya dihajar Chelsea 1-2.

Mikel Arteta

Baru pada pertandingan ketiga Arteta bisa merasakan manisnya kemenangan. Hasil positif tersebut terjadi ketika Arsenal menjamu Manchester United di Emirates Stadium pada matchday ke-21 Liga Inggris 2019-2020. Di laga itu, Arsenal mampu menaklukkan Man United dua gol tanpa balas.

Baca Juga: Willock: Arteta Bawa Energi Berbeda ke Arsenal

Arteta yang sebelumnya hanya berstatus asisten Pep Guardiola di Manchester City, pun mulai merasakan beratnya tugas yang diemban sebagai pelatih. Meski begitu, Arteta mengaku cukup menikmatinya.

“Rasanya lebih stres sebagai seorang pelatih. Saya kehilangan suara karena berbicara kepada pemain, tetapi saya sangat puas dan kebanyakan untuk mereka dan juga penggemar,” ujar Arteta, seperti disadur dari The Guardian, Sabtu (4/1/2020).

Selain itu, Arteta juga mengucapkan rasa terima kasih sebanyak-banyaknya kepada para pemain Arsenal ketika berhasil memenangkan laga kontra Man United. Sebab, Arteta percaya tanpa kepercayaan dari para pemain, mustahil ia bisa membawa timnya meraih hasil positif.

Mikel Arteta

“Saya berkata kepada para pemain bahwa saya takkan mampu melakukannya. Anda harus membuka pintu serta percaya bahwa saya bisa memberikan sesuatu yang berbeda ke klub,” sambung pelatih berusia 37 tahun tersebut.

Baca Juga: Meski Sudah Membaik, Arsenal Diprediksi Tetap Gagal Tembus 4 Besar Liga Inggris 2019-2020

“Kami juga membutuhkan staf untuk percaya, dan bila kami melakukannya setiap hari, akan butuh waktu yang panjang dan prosesnya takkan terasa mudah, serta ada masa naik dan turun, namun mereka melakukannya. Begitulah perasaan saya, mereka ingin melakukannya dan mereka mulai menikmatinya. Semoga ini baru permulaan,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini