nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasper Schmeichel Sempat Duduki Peringkat 3 Kiper Terbaik Dunia

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 14 Desember 2019 15:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 13 51 2141661 kasper-schmeichel-sempat-duduki-peringkat-3-kiper-terbaik-dunia-2ijWVyoVsI.jpg Kasper Schmeichel bawa Denmark tampil di Piala Eropa 2020. (Foto: @schmeichel1)

NAMA Kasper Schmeichel sempat mencuat saat dipercaya mentas sebagai kiper utama Manchester City pada Liga Inggris 2007-2008. Saat itu pelatih Man City, Sven-Goran Eriksson, memercayai Kasper untuk turun dalam tujuh laga awal Man City di Liga Inggris 2007-2008.

Publik saat itu langsung membanding-membandingkan kiprah Kasper dengan sang ayah, Peter Schmeichel. Karena tak kuat dengan tekanan yang ada, Kasper mengalami penurunan kepercayaan diri dan posisinya digantikan Joe Hart.

Kasper Schmeichel

(Kasper saat membela tim muda Manchester City)

Sejak saat itu Kasper kemudian hanya membela tim-tim kecil seperti Darlington, Bury, Falkirk FC, Cardiff City, Coventry City, Notts County hingga akhirnya berlabuh di Leicester City pada 2011. Bersama Leicester itulah, karier Schmeichel perlahan membaik, hingga akhirnya merebut trofi Liga Inggris 2015-2016 bersama The Foxes –julukan Leicester.

Akan tetapi, pencapaian tertinggi Kasper sebagai penjaga gawang tidak dicapai pada 2016. Ia justru meraih prestasi tertinggi pada 2018, bertepatan dengan penganugerahan pemain terbaik dunia FIFA 2018.

Saat itu Kasper dinobatkan sebagai penjaga gawang nomor tiga terbaik di dunia, di bawah Thibaut Courtois dan Hugo Lloris. Lantas, apa dasar penilaian panelis hingga menempatkan Kasper di posisi tiga?

Performa Kasper di Liga Inggris 2017-2018 bersama Leicester sebenarnya tidak istimewa. Saat itu dari 33 pertandingan, ia hanya membuat delapan clean sheet. Namun, performa di Piala Dunia 2018 bersama Denmark bisa dibilang menjadi dasar penilaian panelis kepada Kasper.

Infografis Kasper Schmeichel

Bagaimana tidak, dari tiga penampilan di Fase Grup C Piala Dunia 2018, Kasper hanya kemasukan satu kali. Bahkan, Denmark sanggup menahan Prancis 0-0 di laga terakhir fase grup. Berkat bantuan dari ayah dua anak tersebut, Denmark lolos ke 16 besar mendampingi Prancis.

Kemudian di 16 besar, Kasper juga membuat clean sheet, yang mana Denmark bermain 0-0 kontra Kroasia hingga 120 menit pertandingan. Sayangnya di adu tendangan penalti, Denmark kalah 3-4 dari Kroasia yang pada akhirnya finis sebagai runner-up Piala Dunia 2018.

Hal itu berarti dari empat penampilan di Piala Dunia 2018, Kasper membuat tiga clean sheet dan hanya kemasukan satu kali. Catatan itulah yang pada akhirnya membuat Kasper finis di posisi tiga kiper terbaik dunia pada 2018.

Kasper sendiri berpeluang keluar sebagai kiper terbaik dunia 2020. Saat ini Kasper tercatat sebagai pemegang clean sheet terbanyak di Liga Inggris 2019-2020, tepatnya sebanyak tujuh kali. Peluang Kasper meraih gelar prestisius di atas semakin terbuka lebar, jika mampu tampil apik bersama Denmark di Piala Eropa 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini