nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Juventus Harus Fokus Raih Kemenangan, Bukan Gaya Sepakbola Sarri

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 10 Desember 2019 03:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 10 47 2139975 juventus-harus-fokus-raih-kemenangan-bukan-gaya-sepakbola-sarri-goI52b5IJk.jpg Maurizio Sarri (Foto: Media Juventus)

TURIN – Kekalahan 1-3 yang didapat Juventus dari Lazio akhir pekan lalu dalam matchday ke-15 Liga Italia 2019-2020 membuat Bianconeri kini tertahan di posisi kedua klasemen sementara. Juve pasalnya tertinggal dua poin dari Inter Milan yang menjadi pemuncak klasemen.

Menanggapi situasi tersebut, legenda sepakbola Italia, Dino Zoff, menilai bahwa mulai saat ini Juve harusnya mulai fokus untuk meraih kemenangan. Menurutnya, mencoba memahami gaya sepakbola yang diterapkan sang pelatih, Maurizio Sarri, hanya akan membuat Juve kehilangan poin.

Baca juga: Juventus Dibungkam Lazio 1-3, Bonucci: Kami Tidak Boleh Banyak Kebobolan

Lazio vs Juventus

Sarri sejatinya adalah pelatih yang telah diakui oleh jagat sepakbola. Kala menangani Napoli, Sarri sukses membuat tim berjuluk I Partenopei itu tampil impresif dengan filosofi bermainnya yang apik. Akan tetapi, yang menjadi permasalahan, bukan hal mudah untuk memahami filosofi sepakbola Sarri.

Setelah menangani Napoli, Sarri mencoba peruntungannya membesut Chelsea. Baru semusim menjadi juru taktik di sana, Sarri pun sudah terlempar. Pasalnya, Sarri kesulitan membuat Chelsea tampil konsisten. Selain itu, para pemain Chelsea pun tak sepenuhnya bisa menerapkan filosofi bermain Sarri.

Kini Sarri dipercaya untuk menangani Juve. Sebagai, pelatih anyar, Sarri tentunya harus memulai dari nol dalam menerapkan filosofi bermainnya kepada para pemain. Kendati demikian, Zoff menilai bahwa hal itu memakan terlalu banyak waktu. Sebab, hingga saat ini ia menilai Juve belum menampilkan permainan yang benar-benar apik.

Maurizio Sarri

“Saya tidak akan berbicara tentang Sarrismo. Dalam olahraga, menang adalah yang terpenting. Hal-hal lainnya adalah yang kedua. Juventus tim besar dan ingin menang, tetapi kemudian ada Inter yang melakukannya dengan sangat baik,” ucap Zoff, menukil dari Forza Italian Football, Selasa (10/12/2019).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini