nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menghadapi Laos Bukan Laga Hidup Mati bagi Timnas Indonesia U-22

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 04 Desember 2019 00:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 03 51 2137635 menghadapi-laos-bukan-laga-hidup-mati-bagi-timnas-indonesia-u-22-ETW7OG4F8p.jpg Timnas Indonesia U-22 melakukan selebrasi (Foto: PSSI)

BINAN – Timnas Indonesia U-22 bakal melakoni pertandingan matchday terakhir Grup B SEA Games 2019 dengan menghadapi Laos pada Kamis 5 Desember. Meski pertandingan tersebut terbilang krusial, namun Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, menegaskan bahwa menghadapi Laos bukanlah laga hidup mati.

Untuk bisa lolos ke babak semifinal, Indonesia harus menang dengan skor menjanjikan melawan Laos. Mengingat laga tersebut adalah penentuan, sejumlah pihak pun berspekulasi bahwa Garuda Muda akan merasa dalam tekanan. Akan tetapi, Indra menerangkan kalau timnya tak memiliki tekanan apa pun.

Baca juga: Indra Sjafri Nilai Timnas Indonesia U-22 Harusnya Bisa Menang Lebih Besar

Timnas Indonesia U-22 melakukan selebrasi

Indra sejatinya selalu mengajak para pemainnya untuk berpikiran positif. Sebab, merasa khawatir hanya akan membuat mereka berada dalam masalah. Maka dari itu, ia dan Timnas Indonesia U-22 menganggap laga melawan Laos bukanlah momok yang menakutkan. Mereka akan melakukan pendekatan seperti biasa.

Untuk saat ini, hal yang diutamakan Timnas Indonesia U-22 adalah melakukan recovery. Hal itu dimaksudkan agar para pemain bisa segera dalam kondisi bugar dan tampil maksimal menghadapi Laos.

“Tidak ada, kita tidak ada tekanan. Jadi gini, untuk menghadapi pertandingan tanggal 5, pertama recovery pemain itu harus, makanya kita cepat-cepat ganti dan kembali ke hotel dan istirahat dan sore baru kita melakukan persiapan melawan Laos,” jelas Indra, seperti disampaikannya dalam konferensi pers, Rabu (4/12/2019).

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri

“Doakan saja. Karena kalau khawatir, khawatir itu yang membuat kita bermasalah. Jadi selalu optimis, berpikiran positif, dan pertandingan tidak ada yang hidup mati. Hidup mati itu ketika sakaratul maut. Di pertandingan sepakbola tidak ada,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini