nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Awalnya Bercanda, Cuitan Bernando Silva ke Mendy Berujung Larangan Bermain

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 07:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 14 45 2129615 awalnya-bercanda-cuitan-bernando-silva-ke-mendy-berujung-larangan-bermain-Iv0ZAuD7xY.jpg Bernardo Silva (Foto: Twitter)

MANCHESTER – Nasib apes harus dialami pemain Manchester City, Bernardo Silva yang harus menerima hukuman larangan satu kali bermain akibat tindakan bercandanya di Twitter. Berawal dari guyonan terhadap rekannya setimnya yakni Benjamin Mendy di Twitter, Silva justru mendapat kecaman hingga hukuman yang datang dari Federasi Sepakbola Inggris (FA).

Pemain berposisi sayap tersebut telah dikenakan larangan satu pertandingan dan denda 50 juta poundsterling untuk tweet yang ditujukan kepada Mendy pada September 2019. FA menilai cuitan tersebut bernada rasis yang melanggar salah satu aturan FA.

Bernardo Silva

Pada cuitannya, Silva mengunggah sebuah foto masa kecil Mendy yang disejajarkan dengan gambar logo permen Conguitos yang tersebar di Spanyol dan Portugal. Mendy pun membalas unggahan tersebut dengan emoji tertawa, tetapi unggahan justru dianggap serius karena berbau rasis.

Baca juga Man City Mulai Menyesal Tak Rekrut Maguire?

Akhirnya Silva pun menghapus unggahan tersebut dan melakukan hal itu sebagai sebuah guyonan. Bahkan Pep Guardiola dan beberapa pemain Man City memberikan pembelaan terhadap Silva karena keduanya merupakan teman dekat. Namun, FA tidak bisa membiarkan hal tersebut karena Silva dinilai telah melakukan pelanggaran.

“Bernardo Silva disuspensi untuk satu pertandingan kompetitif di tim utama, denda £50.000 dan harus menuntaskan edukasi tatap muka setelah mengakui melanggar FA Rule E3,” demikian pernyataan FA, seperti dilansir dari Goal, Kamis (14/11/2019).

Benjamin Mendy (Foto: Twitter)

“Aktivitas gelandang Manchester City ini di media sosial pada 22 September 2019 melanggar FA Rule E3(1), karena dianggap menghina dan/atau tidak pantas dan/atau membuat pertandingan jadi buruk, dan merupakan ‘Aggravated Breach’ yang didefinisikan dalam FA Rule E3(2), karena ini termasuk referensi, baik tersurat maupun tersirat, terkait ras dan/atau warna dan/atau asal etnis,” tutup pernyataan tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini