nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ferdinand Tuntut Liverpool Minta Maaf ke Evra

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 11:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 23 45 2120590 ferdinand-tuntut-liverpool-minta-maaf-ke-evra-TWV3XewXut.jpg Legenda Man United, Rio Ferdinand (Foto: AFP)

MANCHESTER – Pada 2011 jagat sepakbola sempat dihebohkan dengan kasus rasial yang dilakukan Luis Suarez terhadap Patrice Evra. Meski sudah delapan tahun berlalu, namun legenda Manchester United, Rio Ferdinand, yang juga mantan rekan setim Evra, menuntut Liverpool untuk meminta maaf.

Kala itu, usai Suarez mencemooh Evra, penyerang asal Uruguay itu pun mendapat hukuman larangan bertanding. Akan tetapi, Liverpool selaku klub tempat Suarez bernaung saat itu malah memberikan dukungannya kepada penyerangnya tersebut.

Baca juga: 3 Alasan Man United Akan Pertahankan Solskjaer hingga Akhir Musim Ini

Para pemain Liverpool mendukung Suarez pada 2011

Dukungan untuk Suarez itu terlihat jelas saat The Reds menghadapi Wigan di laga berikutnya. Kala itu, para penggawa Liverpool mengenakan kaos dengan ilustrasi foto dan nama sang pemain sebagai tanda dukungan mereka untuk Suarez. Adapun Jamie Carragher merupakan salah satu pemain Liverpool yang terlibat dalam aksi tersebut.

Belum lama ini, Carragher pun meminta maaf karena ia menyadari bahwa apa yang dilakukannya saat itu tidaklah benar. Meski demikian, permintaan maaf Carragher tersebut ditanggapi dingin oleh Ferdinand. Selain itu, Ferdinand juga kcewa karena hingga saat ini pihak klub Liverpool sendiri belum mengeluarkan permohonan maaf.

“Itu terlambat delapan tahun, terlambat delapan tahun. Mewasiatkan ke Jamie Carragher untuk meminta maaf, ini delapan tahun setelah kejadian. Saya ada di sana di lapangan (ketika itu). Pada akhirnya, itu lebih besar dari Jamie Carragher, itu adalah (kesalahan) klub,” tutur Ferdinand, mengutip dari Metro, Rabu (23/10/2019).

Luis Suarez dan Patrice Evra

“Liverpool kecewa pada hari itu, mengenakan kaos untuk mendukung seseorang yang dituduh berkomentar rasis. Namun, ini sudah delapan tahun berlalu dan masih belum ada permintaan maaf dari Liverpool dalam hal itu," pungkas Ferdinand.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini