nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tarik Ulur soal Penjadwalan Ulang Laga El Clasico Barcelona vs Madrid

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 22 Oktober 2019 10:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 22 46 2120034 tarik-ulur-soal-penjadwalan-ulang-laga-el-clasico-barcelona-vs-madrid-MUrcuNEhEq.jpg Laga Barcelona vs Madrid mengalami penundaan. (Foto: Marca.com)

BARCELONA – Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) mengonfirmasi bakal menggelar laga tunda Barcelona vs Real Madrid pada Rabu 18 Desember 2019. Namun, RFEF tidak otoriter saat melakukan penetapan jadwal di atas.

Mereka meminta kepada Barcelona dan Madrid untuk memberikan respons hingga Rabu 23 Oktober 2019 dini hari WIB terkait jadwal yang paling ideal bagi kedua tim. Akan tetapi, baru saja mengeluarkan jadwal tunda di atas, RFEF sudah mendapat protes dari otoritas penyelenggara Liga Spanyol (LFP).

Barcelona vs Madrid

LFP menyarankan laga Barcelona vs Madrid untuk digelar pada Rabu 4 Desember 2019. Hanya saja, belum diketahui secara pasti mengapa laga bertajuk el clasico bakal digelar pada tanggal tersebut.

BACA JUGA: Klausul Kontrak Izinkan Koeman Tangani Barcelona pada 2020

“Komite kompetisi RFEF akan kembali ke Barcelona dan Madrid pada Selasa, setelah mendapatkan komentar dari LFP soal penjadwalan ulang el clasico. Klub diberi waktu untuk memberi respons soal penjadwalan ulang hingga Selasa pukul 20.00 (Rabu, 03.00 WIB) dan kemudian komite kompetisi akan memberikan respons soal jawaban mereka,” kata perwakilan RFEF, mengutip dari Sportskeeda, Selasa (22/10/2019).

“Komite kompetisi telah menganalisis proposal kedua klub, yang mana kami setuju untuk menggelar pertandingan pada 18 Desember 2019. Namun, komite kompetisi akan kembali menganalisis respons yang ditunjukkan LFP,” lanjut pernyataan tersebut.

Barcelona vs Madrid

Sedianya laga Barcelona vs Madrid digelar di Estadio Camp Nou pada Sabtu 26 Oktober 2019 sore WIB. Akan tetapi, laga harus ditunda karena situasi politik dan keamanan di Kota Catalunya sedang tidak kondusif. Hal itu terjadi setelah sembilan pimpinan separatis Catalunya ditangkap kepolisian Spanyol.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini