nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Alasan Man United Akan Pertahankan Solskjaer hingga Akhir Musim Ini

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 22 Oktober 2019 19:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 22 45 2120137 3-alasan-man-united-akan-pertahankan-solskjaer-hingga-akhir-musim-ini-8FdagXXqFd.jpg Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Laman resmi Man United)

PELATIH Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, dihadapkan situasi genting pada saat ini. Alasannya sederhana, klub berjuluk The Red Devils tersebut sedang mengalami performa buruk akhir-akhir ini.

Ada perbedaan pendapat di antara para penggemar untuk menilai kinerja pelatih berpaspor Norwegia tersebut. Baru-baru ini, Solskjaer nyaris memberi kemenangan untuk Man United saat melawan Liverpool. Meski pada akhirnya hasilnya imbang, tetapi Solskjaer berhasil menghentikan rekor 100% Liverpool.

Akan tetapi, hasil tersebut bukan satu-satunya peniliaian untuk Solskjaer. Apalagi Man United masih berjarak dua poin dari zona degradasi di Liga Inggris saat ini. Meski begitu, Solskjaer bisa saja aman dari pemecatan, bahkan hingga akhir musim. Lalu alasan apa yang bisa menyebabkan Man United tetap mempertahankan Solskjaer? Beriktu tiga alasan tersebut, yang dilansir dari Sportskeeda.

3. Kurangnya Alternatif yang Tepat

Seandainya Pep Guardiola tersedia, Man United mungkin akan segera memecat Solskjaer. Hal yang sama juga akan terjadi jika Jurgen Klopp tersedia. Tetapi hal itu tidak akan mungkin terjadi sekarang. Mungkin satu-satunya pelatih penting yang bisa menarik perhatian Man United adalah Massimiliano Allegri.

Meski begitu menarik Allegri adalah risiko. Karena dia tidak memiliki pengalaman di Liga Inggris dan belum tentu Man United akan moncer bersama Allegri. Sebagai catatan, Jose Mourinho juga tidak memiliki pekerjaan, tetapi Man United tidak akan mungkin melakukan hal tersebut.

Dengan demikian, keputusan terbaik Man United adalah tetap dengan Ole Gunnar Solskjaer untuk saat ini.

Pep Guardiola

2. Tim Kurang Kompetitif

Solskjaer berada di ujung tanduk dengan kemarahan para penggemar Man United. Namun, pemain berpaspor Norwegia tersebut kurang beruntung karena dihadapkan dengan para pemain yang cedera pada musim ini.

Man United harus kehilangan Paul Pogba, Anthony Martial, dan Luke Shaw untuk sebagian besar pertandingan sejauh ini. Sementara Martial kembali ke bangku cadangan melawan Liverpool, Pogba dan Shaw belum bugar sepenuhnya.

Ketidakmampuan Man United untuk memperkuat skuad di bursa transfer musim panas menjadi alasan The Red Devils sedikit suram. Man United membuat tiga pemain bintang keluar yang tentu saja menjadi kerugian tersendiri. Jelas skuad ini tidak berada pada level yang diperlukan, sehingga Solskjaer tidak pantas untuk diadili.

Paul Pogba

1. Rencana Jangka Panjang Man United

Perbaikan jangka pendek belum bekerja sejauh ini untuk Man United. Jelas sekarang Man United membutuhkan rencana jangka panjang. Man United telah menunjuk empat pelatih sejak Sir Alex Ferguson pensiun, tetapi masih belum saja membaik. Dengan demikian, Man United tidak boleh hanya berfokus pada pelatih, tetapi soal masa depan pemain juga.

Kepercayaan Solskjaer terhadap para pemian muda Man United adalah basis yang tepat untuk memulai rencana pembangunan kembali. Ia sangat sadar akan tuntutan mengelola klub terbesar di Inggris. Keputusannya sejauh ini pun menunjukkan bahwa ia memiliki rencana jangka panjang yang jelas.

Ini bisa menjadi alasan besar mengapa Solskjaer bisa mengakhiri kariernya sebagai pelatih hingga musim 2019-2020. Dengan pasukan yang sepenuhnya fit dan taktik yang menekan, Solskjaer akan mampu mengubah musim Man United. Performa melawan Liverpool hanyalah awal dari perjalanan mereka ke arah yang benar.

Ole Gunnar Solskjaer dan Marcus Rashford

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini