nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Batistuta yang Pernah Minta Kakinya Diamputasi

Djanti Virantika, Jurnalis · Sabtu 19 Oktober 2019 17:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 19 51 2119100 cerita-batistuta-yang-pernah-minta-kakinya-diamputasi-8M8OQRpePe.jpg Gabriel Batistuta. (Foto: Instagram Gabriel Batistuta)

BUENOS AIRES – Pesepakbola legenda Argentina, Gabriel Batistuta, menceritakan pengalaman yang tak menyenangkan saat berkarier di dunia sepakbola. Salah satu momen yang tak menyenangkan itu terjadi kala dirinya mengalami cedera parah di bagian engkel. Kala itu, ia merasakan sakit yang luar biasa sehingga sempat putus asa dan meminta dokter untuk mengamputasi kakinya.

Batistuta baru menyadari ada masalah besar di bagian pergelangan kakinya setelah pensiun dari dunia sepakbola pada 2005. Rasa sakitnya kala itu begitu parah hingga Batistuta kesulitan untuk berjalan. Ia bahkan tak bisa tidur karena merasakan sakit tersebut.

BACA JUGA: Tahun Terbaik Batistuta Bersama Fiorentina, 2 Gelar Berhasil Diraih

Putus asa dengan kondisinya, Batistuta pun mengaku sempat meminta dokter untuk mengamputasi kakinya agar tak lagi merasakan sakit. Tetapi, dokter tak mengamini permintaan mantan pemain Fiorentina itu.

Gabriel Batistuta

Ia akhirnya naik meja operasi untuk menyembuhkan masalah pada engkelnya tersebut. Kini, setelah menjalani operasi, Batistuta pun berharap bisa kembali berjalan normal seperti sebelumnya.

“Saya menangis karena rasa sakit sehingga saya meminta dokter untuk mengamputasi kaki saya. Saya begitu kesakitan. Operasi adalah sebuah solusi yang saya cari selama enam atau tujuh tahun. Dalam 40 hari, setelah saya melepas brace, kami akan tahu apakah rasa sakitnya telah hilang dan akhirnya saya bisa berjalan seperti orang normal lagi,” ujar Batistuta, sebagaimana dikutip dari Goal, Sabtu (19/10/2019).

Gabriel Batistuta

"Setelah saya berhenti bermain, saya menemukan engkel kaki saya menjadi berkeping-keping. Tulang melawan tulang, menopang berat 86-87 kilogram. Gerakan sekecil apa pun menjadi penderitaan. Saya memiliki masalah yang sama dengan (Marco) Van Basten,” lanjutnya.

“Saya tidak bisa bangun dari tempat tidur beberapa hari. Saya menangis karena marah dan saya berkata kepada diri sendiri, ‘Ini tidak bisa terus seperti ini. Saya merasa sakit, sangat sakit sehingga saya pergi ke dokter dan memintanya untuk mengamputasi kaki saya. Saya memohon kepadanya, saya bersikeras. Saya mengatakan kepadanya bahwa ini bukanlah kehidupan,” tukas Batistuta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini