nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Timnas Inggris Kena Pelecehan Rasial, Gerakan Anti-Rasisme Ultimatum UEFA

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 15 Oktober 2019 08:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 15 51 2116977 timnas-inggris-kena-pelecehan-rasial-gerakan-anti-rasisme-ultimatum-uefa-ilY9xN7ULc.jpg Raheem Sterling dan Harry Kane (Foto: UEFA)

SOFIA Tim Nasional (Timnas) Inggris mengalahkan Bulgaria 6-0 dalam laga lanjutan Grup A Kualifikasi Piala Eropa 2020 yang berlangsung di Stadion Vasil Levski, Selasa (15/10/2019), dini hari WIB. Laga yang berjalan seru itu sayangnya ternodai oleh aksi tidak terpuji dari fans tuan rumah dengan melancarkan pelecehan rasial terhadap para pemain Timnas Inggris.

Gerakan kampanye anti-rasisme, Kick It Out, pun menilai perilaku seperti itu dalam olahraga sepakbola tidaklah dapat dimaafkan. Kick It Out pun mengecam UEFA selaku Federasi Sepakbola Eropa soal seringnya kasus pelecehan rasial terjadi dalam sebuah pertandingan. Tidak hanya itu karena Kick It Out juga mempertanyakan keseriusan UEFA dalam menangani kasus pelecehan rasial.

Timnas Inggris bahkan harus beberapa kali keluar lapangan karena wasit menghentikan laga akibat pelecehan rasial yang dilakukan fans Bulgaria. Pada babak pertama dua kali Timnas Inggris berhenti bermain kemudian sekali pada 45 menit berikutnya.

Raheem Sterling vs Bulgaria (Foto: UEFA)

Selama penghentian laga pada babak pertama dikeluarkan pesan berisi tiga langkah UEFA mengatasi pelecehan rasial dalam pertandingan. Akan tetapi, Kick It Out bingung kenapa setelah pesan itu keluar justru langkah-langkah yang dimaksud tidak dilakukan seutuhnya.

BACA JUGA: Timnas Inggris Pesta Gol di Kandang Bulgaria

“Kami muak dengan pelecehan rasial menjijikkan yang diarahkan pada Timnas Inggris pria malam ini oleh para fans Bulgaria termasuk rekaman televisi yang tampaknya menunjukkan penghormatan Nazi dan suara monyet. Kami memuji Gareth Southgate, staf dan pemainnya atas tindakan yang diambil dalam melaporkan penyalahgunaan yang menjijikkan, dan menawarkan dukungan penuh kami kepada seluruh pasukan, keluarga mereka, dan siapa pun yang terpengaruh oleh adegan mengerikan itu,” ungkap juru bicara Kick It Out, seperti yang dikutip dari Sportskeeda, Selasa (15/10/2019).

"Kami mendukung bahwa protokol awalnya ditegakkan oleh pejabat pertandingan, tetapi UEFA harus menjelaskan mengapa pemain tidak dikirim ke ruang ganti sesuai langkah kedua, seperti yang jelas dinyatakan dalam aturan. Cuplikan televisi juga jelas menunjukkan bahwa pelecehan rasial berlanjut di babak kedua, sehingga tidak dapat diterima bahwa langkah ketiga tidak ditegakkan. Pertandingan ini seharusnya dihentikan oleh para pejabat pertandingan,” sambung juru bicara.

Raheem Sterling vs Bulgaria (Foto: UEFA)

"Sekarang saatnya UEFA untuk meningkatkan dan menunjukkan kepemimpinan. Sudah terlalu lama, mereka secara konsisten gagal mengambil tindakan yang efektif. Faktanya Bulgaria sudah menjadi tuan rumah pertandingan ini dengan penutupan stadion parsial karena penyalahgunaan rasial menunjukkan bahwa sanksi UEFA tidak sesuai dengan tujuan,” lanjutnya.

"Tidak ada denda yang lebih menyedihkan atau larangan menonton di stadion dalam jangka waktu lebih pendek. Jika UEFA sama sekali peduli tentang penanganan diskriminasi dan jika kampanye Equal Game tidak berarti apa-apa maka pengurangan poin dan pengusiran partai kandang harus diikuti,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini