nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Alasan Man United Harus Pertahankan Solskjaer

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 14 Oktober 2019 12:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 14 45 2116574 3-alasan-man-united-harus-pertahankan-solskjaer-LisEtkePMm.jpg Ole Gunnar Solskjaer. (Foto: Sportskeeda)

MASA depan Ole Gunnar Solskjaer kini tengah di ambang pintu keluar Manchester United. Rentetan hasil buruk yang diterima Man United pada musim ini membuat banyak pihak percaya didepaknya Solskjaer dari kursi kepelatihan The Red Devils –julukan Man United– hanya tinggal menunggu waktu.

Musim ini, Man United memang kerap kali harus menelan pil pahit. Kondisi tersebut turut terlihat di pentas Liga Inggris 2019-2020. Dalam tiga laga terakhir, Paul Pogba dan kawan-kawan bahkan belum bisa meraih kemenangan sehingga kini tengah terpuruk ke posisi ke-12 dengan perolehan total hanya sembilan angka.

Dengan hasil ini, pemecatan Solskjaer pun kerap digaungkan para penggemar Man United. Tetapi, ada beberapa pihak yang menilai pelatih asal Norwegia itu masih pantas dipertahankan Man United. Kali ini, Okezone pun akan membahasnya. Sebagaimana dikutip dari Sportskeeda, Senin (14/10/2019), berikut tiga alasan Man United harus pertahankan Solskjaer.

3. Solskjaer Dapat Menerapkan Permainan yang Sama seperti Sir Alex Ferguson

Solskjaer dinilai memiliki kemampuan dalam menerapkan permainan tim yang sama seperti yang dilakukan dahulu oleh Sir Alex Ferguson. Kondisi inilah menjadi salah satu alasan yang membuat sosok Solskjer dinilai harus tetap dipertahankan Man United.

Ole Gunnar Solskjaer

Banyak pihak menilai gaya permainan Man United saat ini sama seperti saat di bawah asuhan Ferguson. Kala itu, Man United bisa meraih kesuksesan luar biasa baik di kancah domestik ataupun Eropa. Sayangnya, penerapan cara kerja yang dilakukan Solskjaer belum bisa memberi dampak besar karena dinilai kurangnya dukungan segi pemain.

Pelatih asal Norwegia itu dinilai tak memiliki pemain berkualitas untuk menerapkan gaya permainan tersebut secara sempurna di atas lapangan. Karena itu, jika Man United bisa mendatangkan pemain-pemain yang dibutuhkan, kejayaan Man United pun dipercaya bisa kembali. Jadi, tim hanya perlu bersabar dalam membenahi kondisi yang ada saat ini.

2. Akuisisi pada Musim Panas Buktikan Solskjaer Mampu Bangun Skuad untuk Raih Gelar

Alasan kedua adalah kemampuan Solskjaer dalam membangun tim. Pelatih berusia 46 tahun itu dinilai memiliki kemampuan yang apik dalam membentuk skuad. Hal tersebut telah dibuktikannya dalam merekrut pemain pada bursa transfer musim panas 2019.

Ia mengubah kebijakan rekrutmen untuk merekrut pemain muda dan berbakat. Solskjaer pun berhasil menandatangani Aaron Wan-Bissaka, Harry Maguire, dan Daniel James pada musim panas 2019. Ketiga pemain ini pun telah membuat dampak besar sejak bergabung ke klub.

Ole Gunnar Solskjaer dan Daniel James

Selain itu, Solskjaer juga menyingkirkan semua pemain yang kinerjanya buruk. Sejauh ini, tindakan yang dilakukannya pun dinilai menjadi yang terbaik di Man United dalam beberapa tahun terakhir.

Jika diberikan waktu untuk melewati beberapa bursa transfer lagi, Solskjaer dapat membangun pasukan muda yang memainkan sepakbola menarik dan mampu menantang gelar.

1. Pemecatannya Hanya Akan Membawa Man United ke Titik Awal

Alasan terakhir adalah soal taktik Man United. Pemecatan Solskjaer dinilai bukan menjadi jalan terbaik dalam menuntaskan masalah di klub saat ini. Dengan datangnya pelatih anyar, para pemian Man United justru hanya akan berjuang kembali di titik awal.

Man United telah beberapa kali mendatangkan pelatih baru sejak kepergian Sir Alex Ferguson pada 2013. Empat manajer yang hadir pun memiliki filosofi yang sangat berbeda. Tetapi, tak satu pun dari mereka diberi waktu dan dukungan untuk membangun pasukan yang bisa menantang untuk gelar juara.

Ole Gunnar Solskjaer

Ketika Louis van Gaal ditunjuk, ia menjual sebagian besar pemain berpengalaman dan mencoba membangun pasukan muda dari awal. Tetapi, dia dipecat sebelum bisa menyelesaikan rencananya, padahal berhasil membawa klub mengangkat trofi di Piala FA. Selanjutnya, datang Jose Mourinho yang membongkar skuad yang disusun oleh Van Gaal untuk mendatangkan pemain yang sesuai dengan filosofinya.

Sekarang, Solskjaer yang bertanggung jawab dan ia telah membentuk kembali skuad sesuai dengan gaya permainannya, membuang sebagian besar pemain yang biasanya tampil secara teratur di bawah asuhan Mourinho. Jika Solskjaer dipecat sekarang, manajer berikutnya akan melakukan hal yang sama terhadap set pemain. Dengan begitu, Man United bakal semakin lama membutuhkan waktu untuk bangkit dari keterpurukan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini