nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Cara agar Man City Kembali ke Perebutan Trofi Liga Inggris 2019-2020

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 11 Oktober 2019 18:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 11 45 2115808 3-cara-agar-man-city-kembali-ke-perebutan-trofi-liga-inggris-2019-2020-iU6m0uuIu9.jpg Pep Guardiola (Foto: Twitter Premiere League)

KOMPETISI Liga Inggris 2019-2020 memang seperti baru dimulai, tetapi sepertinya perburuan gelar akan segera dimulai. Manchester City dan Liverpool masih menjadi favorit untuk bisa menjuarai titel bergengsi di tanah Inggris tersebut. Akan tetapi, Man City sepertinya harus kehilangan start dari Liverpool yang langsung tancap gas.

Liverpool memiliki penampilan memukau yang sukses mengemas seluruh kemenangan di delapan pertandingan Liga Inggris. Sementara Man City telah kehilangan tiga pertandingan penting dengan meraih satu hasil imbang dan dua kali kalah.

Jarak poin antara kedua tim kini memiliki perbedaan delapan angka. Andai skuad asuhan Jurgen Klopp meraih poin terus menerus, itu sangat tidak mungkin bagi Man Citu untuk naik ke puncak klasemen. Lalu apa yang bisa dilakukan Man City agar bisa kembali ke jalur perebutan gelar juara? Berikut tiga langkah tersebut.

3. Tampil Lebih Berani

Man City harus bisa menghilangkan kepuasan diri dan tampak takut untuk mendorong lebih keras. Pada musim lalu, Man City terbilang sukses dengan meraih treble winner domestik yang merupakan pertama kali di sepakbola Inggris. Alih-alih tampil sukses pada musim lalu, pada 2019-2020 mereka lebih banyak menelan kekecewaan.

Meski pemain seperti Raheem Sterling dan Kevin de Bruyne telah menjadi pemain yang brilian untuk tim, tetapi bagaimana dominasi mereka telah luntur. Man United perlu menarik kaus kaki mereka yang kendor jika mereka ingin kembali ke jalur juara dan menantang Liverpool.

Manchester City

2. Hindari Bermain-main dengan Starting XI

Guardiola terkenal dengan taktik rotasi, di mana ia terus bermain-main dengan starting XI. Meskpun bekerja dengan baik pada masa lalu, tetapi itu terbukti berbahaya pada saat ini. Dibandingkan dengan Liverpool, Man City rata-rata membuat lebih dari satu perubahan untuk staring XI

Keikutsertaan mereka di Liga Champions memang menjadi salah satu alasan mengapap Guardiola melakukan rotasi. Namun, bermain-main secara berkelanjutan dengan starting XI akan menghambat dinamika tim dan mencegah para pemain mengekspresikan diri mereka sepenuhnya. Alhasil para pemain menjadi cukup percaya dengan satu sama lain.

Pep Guardiola

1. Mainkan Benjamin Mendy Lebih Teratur saat Fit

Mendy sejatinya menambahkan dimensi kecepatan sayap Man City di posisi kiri setiap kali ia bermain. Tetapi, pemain berpaspor Prancis itu hanya mampu bermain di tiga pertandingan musim ini. Masalah Man City di bek kiri pun tampak jelas sejak ia keluar.

Mantan bintang AS Monaco itu sangat cepat di sayap dan bisa menyilang bola dengan akurasi yang mematikan. Itulah dua alasan utama mengapa Guardiola menghabiskan 50 juta poundsterling untuk membelinya dua tahun lalu.

Sejauh ini, Oleksandr Zinchenko yang menggantikan posisi Mendy, masih dipertanyakan kemampuan bertahannya. Begitu pun dengan Joao Cancelo yang tampak jelas tidak pada posisi tempatnya, yang seharusnya di kanan. Segera setelah Mendy menjadi bugar, Man City harus terus memainkan Mendy.

Benjamin Mendy (Foto: Twitter)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini