nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dipermalukan Inter, Giampaolo Anggap Milan Kalah dari Segi Pengalaman

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Minggu 22 September 2019 09:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 22 47 2107795 dipermalukan-inter-giampaolo-anggap-milan-kalah-dari-segi-pengalaman-FoAbGELBiQ.jpg Pelatih AC Milan, Marco Giampaolo. (Foto: Media AC Milan)

MILAN AC Milan harus menanggung malu usai dikalahkan rival abadi mereka, yakni Inter Milan, dengan skor 0-2 di laga pekan keempat Liga Italia 2019-2020 pada Minggu (22/9/2019) dini hari WIB. Milan benar-benar dibuat tak diberdaya oleh Inter pada pertandingan yang berlangsung di Stadion San Siro itu.

Tim asuhan Marco Giampaolo itu sebenarnya sudah tampil cukup baik semenjak pertandingan baru dimulai. Terbukti Milan mampu menahan gempuran Inter dan mengakhiri babak pertama dengan skor 0-0.

Baca Juga: Inter Permalukan Milan 2-0 di San Siro

Suasana laga AC Milan vs Inter Milan

Akan tetapi, ketika memasuki babak kedua dan Inter mencetak gol pertamanya melalui Marcelo Brozovic pada menit ke-49, permainan Milan entah mengapa menurun drastis. Karena menurunnya performa Milan itu, Inter pun kembali dapat mencetak gol di menit 78 melalui aksi apik Romelu Lukaku.

Menurut pemaparan Giampaolo, Milan bisa takluk dari Inter karena ia merasa timnya kalah dari segi pengalaman. Giampaolo merasa Milan kurang siap menghadapi tekanan-tekanan yang diberikan oleh lawan, dan dalam pertandingan kali ini pelatih kelahiran Swiss itu melihat Inter jauh lebih siap dan berpengalaman ketimbang timnya.

“Kami memulai pertandingan dengan sedikit keraguan, lalu saat laga sudah berlangsung, Inter memperlihatkan pengalaman yang luar biasa. Gol mereka memberikan kebuntuan untuk kami dan saya tidak senang melihat kami bereaksi secara emosional. Karena itu (emosional) permainan kami menjadi kurang terorganisir dan kurang bersatu (secara tim),” terang Giampaolo, dikutip dari Football Italia, Minggu (22/9/2019).

Suasana laga AC Milan vs Inter Milan

“Milan sebenarnya mampu bertahan di pertandingan itu dan hanya kalah dari segi pengalaman saja, yang mana kami hampir bisa menyesuaikan diri. Namun, tetap saja kami kalah dari segi pengalaman,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini