nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nyaman di Bayern, Coutinho Ogah Kembali ke Barcelona?

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 17 September 2019 19:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 17 48 2106010 nyaman-di-bayern-coutinho-ogah-kembali-ke-barcelona-pDrKHciaLC.jpg Philippe Coutinho (Foto: Facebook Bayern Munich)

BAYERN – Philippe Coutinho mengungkapkan perasaannya bersama klubnya saat ini, yakni Bayern Munich. Coutinho mengaku merasa sangat nyaman dengan sambutan serta perlakuan para pemain Bayern kepadanya.

Sebagaimana diketahui, Coutinho akhirnya resmi meninggalkan Barcelona pada jendela transfer musim panas 2019. Coutinho resmi diboyong Bayern dari Barca dengan status pinjaman serta opsi pembelian permanen pada akhir musim 2019-2020.

Philippe Coutinho saat diperkenalkan sebagai pemain baru Bayern Munich

Meski berstatus pemain anyar, Coutinho pun langsung mendapatkan kesempatan untuk tampil bersama Bayern di sejumlah laga. Mendapatkan perlakuan istimewa dari Bayern membuat Coutinho pun mulai merasa kerasan merumput di Allianz Arena.

Baca Juga: Coutinho Butuh Waktu Lebih untuk Buktikan Diri Bersama Bayern Munich

Bahkan, Coutinho mengaku terkesan dengan kehangatan ruang ganti yang dianggapnya seperti sebuah keluarga besar. Hal tersebut yang memicu Coutinho untuk cepat beradaptasi dengan Bayern, salah satunya dengan belajar bahasa Jerman.

“Pada beberapa hari pertama mereka menunjukkan fasilitas klub kepada saya. Saya bertemu dengan rekan setim, dengan para pelatih. Setiap hari saya merasa lebih baik, saya sangat bahagia,” ungkap Coutinho, seperti dikutip dari Kicker, Selasa (17/9/2019).

Philippe Coutinho saat diperkenalkan sebagai pemain baru Bayern Munich

“Ruang ganti Bayern Munich lebih terasa seperti keluarga daripada klub-klub lama saya. Saya mengetahui bahwa terdapat atmosfer fantastis di Liverpool, tetapi di sini lebih terasa seperti keluarga,” sambung pemain Timnas Brasil tersebut.

Baca Juga: Coutinho Gagal Total di Barca, Begini Reaksi Messi

“Thiago bisa bicara bahasa Portugis dan sangat membantu saya pada beberapa hari pertama, khususnya dalam hal komunikasi. Bahasa Jerman sangat sulit! Namun, saya sudah menetapkan target untuk belajar sedikit demi sedikit. Sejumlah pegawai juga bisa berbahasa portugis, yang membuat segalanya lebih mudah bagi saya,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini