nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perjalanan Cinta Cruyff dengan sang Istri yang Jauh dari Prahara

Andika Pratama, Jurnalis · Sabtu 14 September 2019 13:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 13 51 2104558 perjalanan-cinta-cruyff-dengan-sang-istri-yang-jauh-dari-prahara-jobLzI8Jmi.jpg Johan Cruyff bersama istri dan ketiga anaknya. (Foto: Wikipedia)

JOHAN Cruyff memiliki karier sepakbola yang begitu cemerlang baik sebagi pemain ataupun pelatih. Sebagai pemain Cruyff mengoleksi 24 trofi sedangkan saat menjadi juru taktik ada 18 gelar juara yang diraihnya. Di balik kesuksesannya itu ada peran sang istri yang bernama Diana Margaretha Coster.

Perjalanan cinta Cruyff dengan Danny –sapaan akrab Diana– amat jauh dari prahara. Cruyff pertama kali bertemu dengan Danny dalam pesta pernikahan rekan setimnya di Ajax Amsterdam, Piet Keizer, pada 13 Juni 1967. Benih-benih cinta pun mulai bersemi di hati keduanya tetapi Cruyff baru mengencani Danny setahun berselang tepatnya pada 2 Desember 1968.

Johan Cruyff

(Johan Cruyff bersama sang istri, Danny. Foto: Istimewa)

Uniknya Danny adalah anak dari agen Cruyff yang juga merupakan pengusaha Belanda, Cor Coster. Cruyff pada akhirnya mengikat janji setia dengan Danny pada 1970 saat pujaan hatinya itu berusia 21 tahun. Cruyff pun memiliki kehidupan rumah tangga yang bahagia jauh dari gosip tak sedap.

Karier cemerlang Cruyff di lapangan hijau tak membuatnya terbui sehingga tetap menempatkan keluarga sebagai prioritas utama. Pada 16 November 1970, Cruyff dianugerahi anak pertama berjenis kelamin perempuan yang diberi nama Chantal.

Chantal kemudian memiliki adik perempuan bernama Susila selang dua tahun kemudian tepatnya pada 27 Januari 1972. Keluarga kecil Cruyff semakin sempurna dengan kehadiran seorang putra pada 9 Februari 1974 yang dinamai Jordi Cruyff.

Infografis Johan Cruyff

Jordi nantinya akan meneruskan jejak sang ayah sebagai pesepakbola profesional. Prestasi Jordi cukup bagus karena mampu merengkuh delapan trofi dalam 21 tahun karier profesionalnya sebagai pemain. Jordi pun pernah semusim merasakan tangan dingin sang ayah sebagai pelatih saat bermain untuk Barcelona dalam dua musim sejak 1994-1996.

Selain Barcelona, Jordi juga pernah membela tim besar lain yakni Manchester United. Sebanyak enam dari delapan trofi yang diraih Jordi didapatkan saat berseragam Man United. Akan tetapi, ada satu perbedaan antara karier Cruyff dengan sang anak. Cruyff selalu menjadi pemain penting di setiap tim yang dibela sedangkan Jordi tidak.

Jordi Cruyff

(Jordi Cruyff saat membela Man United)

Secara keseluruhan, Kehidupan pribadi Cruyff amatlah bahagia tetapi petaka justru menimpa pria asal Belanda itu saat didiagnosis menderita kanker paru-paru pada 2015. Penyakit itu adalah buntut dari kebiasaan buruk Cruyff yang gemar merokok sejak masih aktif sebagai pemain. Legenda sepakbola dunia itu akhirnya meninggal dunia pada 24 Maret 2016 dalam usia 68 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini