PUNCAK performa Eric Cantona terjadi ketika ia membela Manchester United pada 1992 hingga 1997. Kariernya terus melejit berkat prestasi dan kontribusi besar yang ia berikan kepada tim berjuluk Setan Merah tersebut.
Meski Cantona memiliki sifat yang tergolong bengal dan meledak-ledak, tetapi secara prestasi ia tidak bisa diragukan. Bersama Man United, ia mendapat julukan dengan nama The King dari para penggemar. Julukan yang sangat bersahaja serta menunjukkan kekuasaan.

Tetapi, julukan The King sejatinya tidak ada kaitannya karena kemampuannya mencetak gol. Julukan itu muncul karena penampilan uniknya yang selalu menaikkan kerah jersey-nya sehingga terlihat seperti memakai jubah raja. Meski begitu, julukan The King akhirnya juga melekat pada dirinya karena prestasi besarnya di Old Trafford.
Bersama Man United, Cantona memberikan berbagai gelar yang berjumlah 11 titel sejak 1992-1997. Ke-11 gelar tersebut terdiri dari 4 kali juara Liga Inggris, 5 kali juara Community Shield, dan w kali juara Piala FA.
Selama lima musim bersama Man United, Cantona hanya kecolongan satu titel Liga Inggris yang tak mampu ia persembahkan kepada Setan Merah. Gelar tersebut tidak mampu diraih Man United kala ia harus mendapat hukuman larangan bermain pada 1995. Saat itu Man United kalah bersaing dari Blackburn Rovers yang disokong Alan Shearer.