nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pepe Lebih Dipilih Jadi Starter ketimbang Lacazette, Ini Alasannya

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Minggu 25 Agustus 2019 17:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 25 45 2096413 pepe-lebih-dipilih-jadi-starter-ketimbang-lacazette-ini-alasannya-GKFYvzG20m.jpg Nicolas Pepe vs Andrew Robertson (Foto: Media Arsenal)

LIVERPOOL – Terobosan coba dbuat oleh Manajer Arsenal, Unai Emery, di pertandingan melawan Liverpool dalam laga lanjutan Liga Inggris 2019-2020. Pasalnya, dalam pertandingan tersebut Emery menggunakan formasi 4-3-1-2 dan lebih memilih Nicolas Pepe sebagai pendamping Pierre-Emerick Aubameyang di lini serang ketimbang Alexandre Lacazette.

Meski Arsenal kalah dengan skor 1-3, namun terobosan yang dilakukan Emery tersebut sebenarnya berjalan dengan cukup baik. Walau Arsenal lebih sering ditekan oleh Liverpool, namun The Gunners mampu menciptakan peluang berbahaya lewat skema serangan balik.

Baca juga: David Luiz Ungkap Percakapannya dengan Salah Usai Penalti Kontroversial

Liverpool vs Arsenal

Legenda Liverpool, Jamie Carragher, menjelaskan bahwa untuk menaklukkan lini pertahanan The Reds, pihak lawan harus menyerang celah di belakang full-back. Kondisi itu hanya bisa tercipta dengan serangan yang cepat dan Pepe mampu melakukannya karena lebih punya kecepatan ketimbang Lacazette.

Beberapa kali Pepe memanfaatkan celah tersebut dan berhadapan langsung dengan penjaga gawang Liverpool, Adrian. Sayangnya, penyelesaian akhir yang dilakukan penyerang Pantai Gading itu masih belum sempurna, sehingga tak mampu membuahkan gol.

“Saya pikir ini adalah keputusan taktis untuk tidak memainkan Lacazette (sebagai starter). Jika Anda bermain melawan Liverpool, Anda harus menyerang ruang di belakang full-back (Andrew Robertson dan Trent Alexander-Arnold) dan mereka mungkin adalah dua pemain paling kreatif Liverpool,” terang Carragher, mengutip dari Football London, Minggu (25/8/2019).

Liverpool vs Arsenal

“Unai Emery telah melihat itu dan berpikir, apakah saya harus bersikap defensif atau saya mencoba menekan full-back itu atau, jika mereka maju, bisakah kami menekannya ke belakang,” tandas Carragher.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini