MATCHDAY pertama Liga Inggris 2019-2020 sekira tujuh hari lagi. Setiap tim sudah mulai memasuki fase akhir dari masa pramusim. Tenggat waktu transfer pun akan berakhir ketika kick off kalender menyentuh 10 Agustus 2019.
Para penggemar tentu sudah tidak sabar menantikan tim-tim kesayangannya berlaga di Liga Inggris 2019-2020. Manchester City, selaku juara bertahan, hampir pasti menjadi sasaran 19 tim lain untuk dikalahkan. Menarik dinanti siapa yang akan mengangkat trofi pada Mei 2020 kelak.
Selain menanti setiap pertandingan, para penggemar juga bisa memainkan game Fantasy Premier League (FPL) yang tersedia di situs resmi Liga Inggris. Anda bisa merasakan sensasi tersendiri serta menguji pengetahuan tentang pemain-pemain yang berkarier di Liga Inggris lewat permainan tersebut.
Seperti halnya di setiap game, ada poin tertentu yang harus dikumpulkan oleh pemain. Berikut adalah tips yang bisa Anda praktikkan untuk meraup banyak poin di setiap pekan, melansir dari Sportskeeda, Kamis (1/8/2019).
5. Perhatikan bursa taruhan
FPL adalah soal kemungkinan dan rumah-rumah taruhan ahlinya soal yang satu ini. Mereka punya hitung-hitungan algoritma tersendiri untuk memprediksi hasil sebuah pertandingan, bahkan siapa pencetak gol di laga tersebut.
Ada dua perhitungan yang perlu Anda perhatikan untuk membeli pemain, yakni siapa pencetak gol dan clean sheet. Dua faktor tersebut bisa menentukan perolehan poin Anda setiap pekan. Patut dicatat, penilaian poin di FPL dilakukan berdasarkan kondisi nyata sebuah pertandingan (real time).

Untuk setiap gol yang dicetak, penyerang akan mendapat poin empat, sementara gelandang dan bek lima. Sebaliknya untuk clean sheet, kiper hingga gelandang akan mendapat poin empat plus bonus. Memiliki seorang gelandang produktif di tim sangat penting untuk mendongkrak poin.
Perhatikan angka yang dipasang setiap bandar untuk penyerang dan gelandang. Jika mereka memasang di bawah even seperti 1,83 atau 5/6, maka si pemain diprediksi bakal mencetak gol. Perlu dicatat pula, pemain yang ditentukan sebagai kapten, nilainya akan dikali dua. Jadi, pandai-pandai lah membaca penilaian bandar.
4. Pasang pemain-pemain tim besar
Sekali lagi, indikator seperti gol, assist, dan clean sheet sangat berpengaruh dalam FPL. Setiap pemain yang dipasang akan mendapat nilai dasar dua jika bermain hingga 60 menit lebih. Kartu kuning berarti nilainya dikurangi satu, sementara kartu merah sudah pasti membuat nilai minus.

Membeli pemain dari tim besar tentu akan semakin meningkatkan kemungkinan mencetak gol, memberi assist, atau bahkan clean sheet. Namun, pemain dari tim besar, apalagi yang biasa bermain sebagai starter, sudah pasti berharga mahal.
Setiap tim FPL hanya diberi uang maksimal 100 juta poundsterling untuk 15 pemain yang terdiri dari dua kiper, lima pemain belakang, lima gelandang, dan tiga penyerang. Pastikan budget Anda cukup untuk memenuhi kuota tersebut.
3. Jangan main-main tentukan kapten
Selayaknya tim sungguhan, pemilihan kapten sangat penting di FPL. Sebab, perolehan poin seorang kapten akan menentukan tinggi atau rendahnya poin Anda di setiap pekan. Apalagi, poin seorang kapten akan dikali dua pada setiap pekannya.

Ambil contoh Anda menjadikan Paul Pogba sebagai kapten. Di laga sesungguhnya Il Polpo mencetak satu gol, satu assist, dan terpilih sebagai man of the match. Perhitungan poinnya kira-kira seperti ini, dua angka untuk penampilan, lima untuk gol, empat untuk assist, dan bonus.
Tanpa menghitung bonus, maka Paul Pogba mendapat 11 angka. Jika dikali dua, maka hasilnya menjadi 22. FPL punya fitur triple captain yang hanya bisa dipakai sekali dalam 38 pertandingan. Bayangkan jika 11 poin itu dikali tiga.
2. Pilih pemain untuk jangka panjang
FPL memberikan jatah transfer gratis atau free hanya satu setiap pekannya. Gunakan jatah tersebut dengan baik, misalnya untuk mengganti pemain yang cedera untuk jangka panjang. Jangan terlalu bernafsu mengganti pemain, apalagi hanya karena dibangkucadangkan pada satu pertandingan saja.

Jika Anda melakukan transfer di luar jatah yang ditetapkan, maka poin total Anda akan dikurangi empat untuk setiap satu pergantian. Tenang saja, FPL menyediakan fitur Free Hit atau wildcard di mana Anda bisa bebas melakukan transfer untuk satu gameweek.
Akan tetapi, fitur itu hanya tersedia dua kali di setiap musim. Satu kali diberikan cuma-cuma pada Januari agar setiap pemain FPL bisa memperbarui tim sesuai bursa transfer. Jadi, pilih lah pemain yang mungkin akan tampil konsisten sepanjang musim, lebih bagus lagi menjadi top skor.
1. Struktur tim yang bagus
Untuk struktur tim, pilihlah 15 pemain yang kemungkinan menyumbang poin di setiap pekan. Mulai dari kiper, cari satu penjaga gawang berkualitas yang memungkinkan untuk clean sheet. Satu lagi bisa memakai kiper dari tim-tim kecil yang punya pertahanan kuat sehingga harganya murah.
Bergeser ke pemain belakang. Pilih lah dua pemain belakang yang rajin maju ketika situasi set piece. Sisanya bisa memakai fullback yang kerap memberi umpan silang guna menambah poin assist. Harap diperhatikan, FPL tidak memedulikan posisi fullback atau bek tengah dalam susunan formasi, yang penting pemain belakang.
Pada posisi gelandang, cari lah pemain tengah yang tidak hanya produktif mencetak gol, tetapi juga memberi assist. Jangan terpaku pada tim besar saja karena tim-tim kecil pun menyimpan potensi untuk itu. Maka, pengetahuan Anda akan diuji.
Untuk penyerang, tentu saja Anda harus punya satu pemain depan yang menjamin gol di setiap pekan. Nama-nama seperti Harry Kane, Mohamed Salah, dan Sergio Aguero adalah jaminan mutu. Sementara dua sisanya bisa dari tim papan tengah dengan harga relatif murah, tetapi cukup rajin mencetak gol.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.