nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sulit Juara Liga Inggris, Man United Bidik 4 Besar Musim Depan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 05:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 13 45 2054836 sulit-juara-liga-inggris-man-united-bidik-4-besar-musim-depan-OvnshBKl8R.jpg Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Laman resmi Man United)

MANCHESTER – Manchester United mengakhiri musim Liga Inggris 2018-2019 dengan kekalahan memalukan 0-2 dari Cardiff City di Stadion Old Trafford, Minggu 12 Mei malam WIB. Manajer Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer, mengakui beberapa bulan terakhir memang sangat berat buat timnya.

Kedatangan pria asal Norwegia tersebut sebagai manajer interim pada pertengahan Desember 2018 membawa harapan akan perbaikan hasil. Apalagi, Man United sukses mencatat 10 kemenangan hingga Maret 2019, saat Solskjaer diangkat sebagai manajer permanen.

Sayangnya, setelah diangkat sebagai manajer permanen, prestasi Man United terjun bebas. Mereka hanya bisa menang satu kali dari tujuh pertandingan terakhir di Liga Inggris. Paul Pogba dan kawan-kawan mengakhiri musim 2018-2019 di peringkat enam dengan torehan 66 angka, berselisih 32 poin dari Man City yang menjadi juara.

Cardiff City mempermalukan Man United di Old Trafford (Foto: Premier League)

(Baca juga: Man United Dipermalukan Cardiff, Chelsea Ditahan Leicester)

Jauhnya selisih poin tersebut membuat Ole Gunnar Solskjaer mencoba realistis menatap musim depan. Menurut pria berusia 46 tahun itu, gelar juara Liga Inggris 2019-2020 amat jauh dari jangkauan Man United. Ia yakin butuh waktu yang lama untuk kembali menjadi kampiun.

Man United vs Cardiff City (Foto: Laman resmi Man United)

“Beberapa bulan terakhir sangat sulit buat tim, klub, dan para pemain. Untuk mendekat ke tim-tim papan atas akan butuh waktu lama. Bagi kami, fokus jangka pendek di liga adalah masuk ke empat besar,” ujar Ole Gunnar Solskjaer, mengutip dari BBC, Senin (13/5/2019).

“Hal positif adalah musim ini berakhir. Kami akan kembali bertemu pada 1 Juli 2019 dan bekerja keras untuk mengembalikan klub ini ke posisi seharusnya,” tegas pria berjuluk Si Pembunuh Berwajah Bayi tersebut.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini