Share

Sorakan Suporter Hampir Gagalkan Brasil Juara Piala Dunia 2002

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 27 April 2019 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 26 51 2048472 sorakan-suporter-hampir-gagalkan-brasil-juara-piala-dunia-2002-UfoCwDvBiA.jpg Rivaldo dan Ronaldinho saat berebut trofi Piala Dunia. (Foto: Gianlucadimarzio.com)

SORAKAN suporter hampir menggagalkan Tim Nasional (Timnas) Brasil menjuarai Piala Dunia 2002. Teriakan yang dilontarkan ribuan fans Brasil di laga uji coba kontra Kolombia pada November 2000, membuat sakit hati salah satu personel Canarinha –julukan Timnas Brasil– yakni Rivaldo Vitor Borba Ferreira.

Saat itu, fans mencemooh performa Rivaldo yang dinilai tampil di bawah standar. Kelar pertandingan yang dimenangi Brasil dengan skor 1-0 tersebut, Rivaldo mengeluarkan keluh kesahnya. Peraih trofi Ballon d’Or 1999 itu mengancam pensiun dari Timnas Brasil. Namun, karena hadangan dari beberapa pemain Brasil lainnya, Rivaldo membatalkan niatnya tersebut.

Lantas, apa hubungannya antara sorakan suporter yang terjadi pada 2000 dengan potensi kegagalan Brasil meraih trofi Piala Dunia 2002? Jika Rivaldo memutuskan pensiun saat itu atau pada 2000, bukan tak mungkin Brasil gagal menjadi yang terbaik di Piala Dunia 2002. Kenapa?

Sebab, Rivaldo merupakan salah satu kunci keberhasilan Brasil menjuarai Piala Dunia 2002. Ayah empat anak tersebut mencetak lima gol dari tujuh penampilan di Piala Dunia yang diselenggarakan di Korea-Jepang tersebut.

Ia masing-masing mencetak satu gol saat Brasil menang 2-1 atas Turki, China (4-0) dan Kosta Rika (5-2) di fase grup. Kemudian, Rivaldo juga masing-masing mengemas satu bola saat Brasil menang 2-0 atas Belgia di 16 besar dan 2-1 kontra Inggris di perempatfinal.

Gol kontra Belgia teramat krusial bagi Brasil. Sebab sebelum gol Rivaldo tercipta, Brasil mendapat tekanan ekstrem dari Belgia. Bahkan Rode Duivels –julukan Belgia– sempat unggul jika sundulan Marc Wilmots tidak dianulir wasit. Saat itu, gol Wilmots dianulir karena ia dinilai mendorong bek Brasil, Roque Jr, dalam duel udara.

Rivaldo

Akan tetapi, setelah Rivaldo mencetak gol dari luar kotak penalti pada menit 67, kondisi berubah 180 derajat. Brasil kemudian mengambil inisiatif serangan dan memperbesar keunggulan lewat aksi Ronaldo Luis Nazario de Lima di menit 87. Kemudian, di semifinal dan final Rivaldo memang tidak menciptakan gol.

Meski begitu, Rivaldo berandil besar saat Brasil menang 2-0 atas Jerman di partai puncak. Dua gol Brasil tercipta berkat inisiasi dari pemilik kaki kiri mematikan tersebut. Gol pertama Brasil yang dicetak Ronaldo pada menit 67, terjadi setelah kiper Jerman yakni Oliver Kahn gagal mengantisipasi secara sempurna tembakan Rivaldo.

Infografis Rivaldo

Saat itu, tembakan Rivaldo dari luar kotak penalti mental dari pelukan Kahn, sehingga bola liar disambar oleh Ronaldo. Kemudian dalam proses gol kedua yang lagi-lagi dicetak Ronaldo, Rivaldo membuat aksi brilian.

Lewat serangan dari kanan, Kleberson melepaskan umpan silang yang awalnya ditujukan kepada Rivaldo. Akan tetapi, Rivaldo yang melihat Ronaldo dalam posisi lowong langsung melepaskan si kulit bulat lewat kolong kedua kakinya kepada sang rekan setim.

Alhasil, bola dapat dikuasai Ronaldo untuk kemudian membobol gawang Jerman. Karena itu, Brasil belum tentu keluar sebagai kampiun Piala Dunia 2002 jika tidak diperkuat Rivaldo, si peraih trofi Ballon d’Or 1999.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini