nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meski Lolos ke Semifinal Liga Eropa, Sarri Tak Puas dengan Permainan Chelsea

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 19 April 2019 17:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 19 51 2045623 meski-lolos-ke-semifinal-liga-eropa-sarri-tak-puas-dengan-permainan-chelsea-GdYAWBw8hW.jpg Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri. (Foto: Twitter Chelsea)

LONDON – Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, senang karena timnya berhasil memastikan diri lolos ke semifinal Liga Eropa 2018-2019 usai berhasil mengalahkan Slavia Praha 4-3 di leg kedua, pada Jumat (19/4/2019) dini hari WIB. Kendati begitu, meski Sarri merasa senang ia nyatanya tetap masih kurang puas dengan permainan Chelsea.

Terutama ketika tim berjuluk The Blues tersebut tampil di babak kedua. Sarri menilai Chelsea selalu mengawali babak kedua dengan performa yang buruk sehingga mampu dimanfaatkan oleh tim-tim lain. Hal itu terjadi saat Chelsea menjamu Slavia, di mana dua gol tim lawan datang di babak kedua pada menit ke-51 dan 54 melalui aksi Petr Sevcik.

Baca Juga: Alami Cedera di Liga Eropa, Musim Aaron Ramsey Selesai?

Akibat dua gol Sevcik itu, Chelsea yang awalnya unggul 4-1 di babak pertama langsung mampu dikejar oleh Slavia menjadi 4-3 di menit ke-54. Tentu hal tersebut membuktikan betapa lemahnya pertahanan Chelsea ketika babak kedua baru dimulai.

Menurut Sarri, buruknya pertahanan Chelsea di babak kedua bukan di pertandingan itu saja terjadi. Setidaknya dalam 10 pertandingan terakhir Chelsea, Sarri selalu merasa hal buruk itu tetap terjadi. Kini, ia hanya bisa berharap timnya dapat memperbaiki hal tersebut karena Sarri sadar lawan mereka di semifinal, yakni Eintracht Frankfurt bukanlah tim yang mudah untuk dikalahkan.

“Saya rasa kami bermain sangat baik di babak pertama. Kami benar-benar bermain baik. Tapi seperti biasanya terjadi selama dua bulan terakhir, kami selalu memulai babak kedua dengan sangat buruk. Kami jelas membutuhkan solusi. Kami perlu menyelesaikan masalah tersebut,” ungkap Sarri, dikutip dari Sportskeeda, Jumat (19/4/2019).

“Dalam 10 laga terakhir, kami selalu memulai babak kedua seperti itu. Itu jelas masalah yang besar. Saya tidak tahu pasti kenapa. Sulit untuk memahami hal tersebut. Jika tidak, mungkin kami sudah menyelesaikan masalahnya. Saya akan mencoba untuk tidak pergi ruang ganti saat jeda nanti. Saya akan mencoba hal itu jika saja memang bisa memecahkan masalahnya” tukas mantan pelatih Napoli itu.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini