nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hadapi Barcelona, Solskjaer Akan Andalkan Tinggi Badan Pemain Man United

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 16 April 2019 17:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 16 261 2044267 hadapi-barcelona-solskjaer-akan-andalkan-tinggi-badan-pemain-man-united-m98hrncJNP.JPG Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Liga Inggris)

BARCELONA – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, sudah menganalisis apa saja kelemahan Barcelona yang bisa dimanfaatkannya untuk meraih kemenangan di leg II perempatfinal Liga Champions 2018-2019. Salah satu cara yang akan diandalkan Solskjaer untuk menang ialah dengan memanfaatkan tinggi badan pemain Man United.

Para pemain Man United memang memiliki tinggi badan yang porposional dibandingkan penggawa-penggawa Barcelona. Fakta itu seharusnya bisa dimanfaatkan Man United untuk mencetak gol atau minimal menciptakan peluang dengan memanfaatkan umpan lambung.

Man United (Foto: Liga Inggris)

Namun, Solskjaer sadar jika Man United butuh menguasai bola lebih lama untuk sering melakukan umpan lambung ke kotak penalti Barcelona. Selain itu, penguasaan bola juga dibutuhkan Man United untuk memaksa terjadinya pelanggaran dan sepak pojok yang menguntungkan bagi The Red Devils –julukan Man United.

BACA JUGA: Jelang Barcelona vs Man United, Ter Stegen Sebut De Gea Kiper Terbaik di Dunia

Hal itu yang menjadi pekerjaan rumah untuk Man United karena merebut penguasaan bola dari Barcelona bukan perkara mudah. Apabila bisa mendapatkan penguasaan bola dan memanfaatkan tinggi badan para pemain Man United secara maksimal maka kemenangan bukan tidak mungkin diraih atas Barcelona.

Barcelona (Foto: Reuters)

“Kami tahu bahwa harus tampil lebih baik dari 80-20 (penguasaan bola) dan mencoba serta memberi stempel otoritas kami pada permainan. Jika Anda memberi pemain (Barcelona) waktu memegang bola, akan ada terlalu banyak peluang untuk membuat Anda menderita. Saya harap kami tidak hanya akan berkemah di luar kotak (penalti) sendiri,” ujar Solskjaer, seperti yang dikutip dari Football365, Selasa (16/4/2019).

“Dalam sepakbola apa pun bisa terjadi kapan saja dan jika kami masih bisa bertarung dengan ketat di menit 93 maka kami bisa mendapatkan bola mati. Kami secara fisik lebih tinggi daripada mereka,” pungkasnya.

(ADP)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini