nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesona Ronaldinho Remaja di Piala Konfederasi 1999

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 13 April 2019 12:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 12 51 2042628 pesona-ronaldinho-remaja-di-piala-konfederasi-1999-GM7gjaUDqy.jpg Ronaldinho (kanan) bikin repot Matthaus di Piala Konfederasi 1999. (Foto: FIFA.com)

RONALDINHO Gaucho hanya butuh satu musim merumput di kompetisi profesional, untuk kemudian dipercaya membela Tim Nasional (Timnas) senior Brasil. Setelah mencuri perhatian bersama Gremio di sepanjang 1998 hingga awal 1999, Ronaldinho pun dipanggil pelatih Brasil saat itu, Vanderlei Luxemburgo, untuk menjalani debut.

Ronaldinho turun sebagai starter saat Brasil menang 3-0 atas Latvia pada 26 Juni 1999. Mentas sebagai tandem Ronaldo Luis Nazario dalam pola 4-4-2, Ronaldinho mencetak dua assist di laga tersebut. Ia mencetak assist atas gol pertama Brasil yang dilesakkan Alex pada menit 27 dan gol ketiga Selecao yang dikemas Ronaldo (73’).

Saat itu, Ronaldinho disertakan ke dalam skuad Brasil yang dipersiapkan tampil di Copa America yang berlangsung di Paraguay pada 29 Juni hingga 18 Juli 1999. Sayangnya, Ronaldinho tidak mendapat menit tampil yang optimal saat itu. Ia hanya tampil di laga pembuka saat Brasil menang 7-0 atas Venezuela. Pada laga pembuka Fase Grup B Copa America 1999 itu, Ronaldinho turun selama 20 menit dan mencetak satu gol.

Setelah laga tersebut, pria yang kini berusia 39 tahun itu hanya duduk di bangku cadangan hingga akhir turnamen. Saat itu, Canarinha –julukan Brasil– menjadi kampiun setelah di final menumbangkan Uruguay 3-0. Tahu Ronaldinho memiliki potensi, Luxermburgo pun kembali menyertakan Ronaldinho.

Ronaldinho Gaucho

(Ronaldinho saat membela Brasil di Piala Konfederasi 1999. Foto: FIFA.com)

Pria murah senyum itu dibawa Luxemburgo untuk membela Brasil di Piala Konfederasi yang berlangsung di Meksiko pada 24 Juli hingga 8 Agustus 1999. Dalam turnamen tersebut, Ronaldinho diplot sebagai pemain utama.

Sebab, pemain-pemain yang dibawa Luxemburgo saat ini hanyalah personel kelas dua. Sebab, pemain-pemain utama Brasil seperti Ronaldo, Rivaldo dan lain-lain sudah turun di Copa America 1999 dan tidak disertakan ke Piala Konfederasi. Kesempatan merumput sebagai starter di Timnas Brasil tidak disia-siakan Ronaldinho.

Ia selalu turun dalam tiga laga yang dijalani Brasil di Fase Grup B Piala Konfederasi 1999. Ronaldinho masing-masing mencetak satu gol saat Brasil menang 4-0 atas Jerman, Amerika Serikat (1-0) dan Selandia Baru (2-0). Menang dalam tiga laga membuat Brasil keluar sebagai juara grup dan bertemu runner-up Grup A, Arab Saudi, di semifinal.

Secara luar biasa dalam laga tersebut, Ronaldinho mencetak hattrick (tiga gol) dan dua assist! Alhasil, Brasil menang 8-2 atas Arab Saudi sekaligus memastikan tempat di partai puncak. Hal itu berarti, Ronaldo selalu mencetak gol dalam empat laga awal dengan koleksi enam bola.

Sayangnya di partai puncak, Ronaldinho gagal menampilkan sihirnya. Alhasil, Brasil kalah 3-4 dari tuan rumah Meksiko di partai final. Meski kalah, Ronaldinho dapat membawa kenang-kenangan dari turnamen yang kini digelar empat tahun sekali tersebut.

Infografis Ronaldinho

Ronaldinho merebut trofi Golden Ball (pemain terbaik) dan Golden Shoe (top skor). Sebenarnya, koleksi enam gol milik Ronaldinho setara dengan dua pemain lainnya yakni Cuahtemoc Blanco (Meksiko) dan Marzouk Al-Otaibi (Arab Saudi). Akan tetapi, Ronaldinho berhak merebut sepatu emas karena mampu mencatatkan tiga assist sepanjang turnamen.

Sejak saat itu, Ronaldinho menjadi langganan di skuad Brasil. Bahkan ia berperan saat Brasil menjadi kampiun Piala Dunia 2002. Dalam Piala Dunia yang digelar di Korea-Jepang itu, Ronaldinho mengemas dua gol dari lima pertandingan.

Golnya yang dilesakkan ke gawang Inggris di babak perempatfinal menarik perhatian dunia. Sebab, tendangan bebas Ronaldinho yang dilesakkan dari jarak sekira 30 meter menukik tajam sekaligus mengecoh penjaga gawang Inggris saat itu, David Seaman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini