nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Misteri Ronaldo Tampil Buruk di Final Piala Dunia 1998

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 06 April 2019 12:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 05 51 2039606 misteri-ronaldo-tampil-buruk-di-final-piala-dunia-1998-RU9DCXqy0m.jpg Ronaldo Luis tertunduk lesu kelar final Piala Dunia 1998. (Foto: Four Four Two)

RONALDO Luis Nazario de Lima menjadi tumpuan masyarakat Brasil yang menginginkan sang negara keluar sebagai kampiun Piala Dunia 1998. Hal itu tidak mengherankan, mengingat Ronaldo saat itu memiliki profil paling tinggi ketimbang personel Brasil lainnya.

Saat itu, Ronaldo berstatus sebagai pemain terbaik dunia FIFA 1996 dan 1997. Ditambah lagi, Ronaldo mengoleksi empat gol dari enam pertandingan (fase grup hingga semifinal Piala Dunia 1998) sehingga tenaga si fenomena diharapkan masyarakat Brasil dapat membawa Canarinha –julukan Timnas Brasil– mengalahkan tuan rumah Prancis di final Piala Dunia 1998.

Ronaldo Luis

Akan tetapi, harapan masyarakat Brasil rupanya dijadikan beban oleh Ronaldo. Beberapa jam sebelum laga final Prancis vs Brasil dilangsungkan di Stade de France pada 12 Juli 1998, Ronaldo menghilang dari skuad.

Saat itu, pelatih Tim Nasional (Timnas) Brasil Mario Zagallo tidak menyertakan nama Ronaldo, karena pesepakbola 21 tahun itu mengalami penyakit aneh jelang pertandingan. Saat itu, Ronaldo diketahui mengalami kejang-kejang sehingga dibawa tim dokter Brasil ke Lilas Clinic yang terletak di Kota Paris.

Setelah siuman, dokter tim Brasil memutuskan untuk merahasiakan apa yang telah terjadi kepada Ronaldo. Karena itu, sekira 40 menit jelang kick off, nama Ronaldo tiba-tiba masuk ke dalam starting XI Brasil vs Prancis.

Infografis Ronaldo Luis

Sayangnya karena sempat mengalami masalah beberapa jam sebelumnya, Ronaldo tampil bak kehilangan induk di laga tersebut. Tidak terlihat sama sekali aksi Ronaldo yang terkenal piawai mengolah si kulit bulat. Ronaldo terlihat linglung tiap kali menguasai bola.

Bahkan tak hanya Ronaldo yang kehilangan sentuhannya, pemain-pemain top Brasil lainnya seperti Marcos Cafu dan Carlos Dunga juga bermain tidak seperti biasanya. Pada akhirnya, Brasil takluk 0-3 dari Prancis setelah gol-gol Les Bleus –julukan Prancis– dilesakkan Zinedine Zidane pada menit 27, (45+1) dan Emmanuel Petit (90+3).

Zinedine Zidane

(Prancis saat menjuarai Piala Dunia 1998)

Hingga kini belum diketahui secara pasti apa penyebab Ronaldo mengalami kelainan jelang final Piala Dunia 1998. Padahal, jika Ronaldo dalam kondisi bugar, peluang Brasil mengalahkan Prancis di partai puncak terbuka lebar.

Akan tetapi, isu semakin liar. Beberapa tahun setelahnya, televisi asal Brasil yakni TV Globo memberitakan bahwa Canarinha –julukan Timnas Brasil– sengaja mengalah dari Prancis. Sebab, saat itu FIFA dinilai menyogok Brasil untuk mengalah dari tuan rumah Prancis.

Selain uang tunai USD23 juta atau sekira Rp325 miliar, FIFA juga menjanjikan Brasil keluar sebagai kampiun Piala Dunia 2002 dan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014. Dua poin yang disebut terakhir benar.

Lantas, mengapa FIFA menyogok Brasil? Hal itu dilakukan agar masyarakat Prancis dapat berpesta merayakan gelar juara dan melupakan isu diskriminasi yang melanda negara mereka saat itu.

(Ram)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini