KETIKA Paris Saint-Germain (PSG) merekrut Neymar da Silva dari Barcelona pada musim panas 2017, mereka menjadi klub ke-25 yang bisa memecahkan rekor transfer. Bagaimana tidak, pasalnya PSG sukses menjadikan Neymar sebagai pemain termahal di dunia lantaran ditebus dengan mahar 222 juta euro.
Kendati demikian, PSG bukanlah klub yang paling banyak memecahkan rekor transfer di dunia. Maklum saja, masa kejayaan PSG sejatinya baru dibangun pada medio 2010-an ketika Nasser Al-Khelaifi mengambil alih klub dan mulai menggelontorkan dana berlimpah. Berikut ini adalah lima klub yang paling sering memecahkan rekor transfer dunia.
5. Sunderland (4 Kali)

Mungkin banyak pihak yang tidak percaya kalau Sunderland merupakan salah satu klub yang paling banyak memecahkan rekor transfer pemain. Akan tetapi, begitulah kenyataannya. Semua rekor transfer yang diciptakan Sunderland tersebut terjadi sebelum medio 1950-an.
Pertama kalinya Sunderland memecahkan rekor transfer dunia adalah pada 1904 ketika mereka merekrut Alf Common dari Sheffield United dengan mahar 520 pounds. Akan tetapi, tak lama berselang, Newcastle United memecahkan rekor itu ketika mereka mendatangkan Andy McCombie.
Sunderland baru bisa kembali memecahkan rekor pada 1922 saat mendaratkan Warney Cresswell dengan harga 5.500 pounds, lalu Bob Kelly seharga 6.500 pounds di 1925, dan terakhir Trevor Ford senilai 30 ribu pounds pada 1950.
4. Juventus (4 Kali)

Apabila bicara mengenai klub yang memiliki sejarah panjang, maka tak salah jika menyebut nama Juventus. Pasalnya, sejak awal kemunculannya hingga saat ini, Juve selalu menjadi tim yang diperhitungkan. Bahkan di bursa transfer, klub berjuluk Bianconeri itu kerap menggelontorkan dana besar dan menciptakan rekor baru. Tercatat, Juve telah empat kali membuat rekor transfer.
Rekor pertama Juve dicetak pada 1957 kala mereka mendatangkan Enrique Omar Sivori dari River Plate seharga 93 ribu pounds. Kemudian pada 1968 Juve merekrut Pietro Anastassi seharga 500 ribu pounds. Butuh waktu 22 tahun bagi Juve untuk membuat rekor berikutnya kala mendaratkan Roberto Baggio dengan mahar 8 juta pounds. Terakhir, pada 1992, Juve mendatangkan Gianluca Vialli senilai 12 juta pounds dari Sampdoria.
3. AC Milan (4 Kali)

Rekor transfer pertama yang dibuat oleh AC Milan terjadi pada 1954 kala mendatangkan Juan Schiaffino seharga 72 ribu pounds. Milan baru bisa mencetak rekor transfer berikutnya 33 tahun kemudian kala Silvio Berlusconi mengambil alih klub. Berlusconi langsung membuat gebrakan dengan merekrut Ruud Gullit dari PSV Eindhoven senilai 6 juta pounds.
Tak berhenti sampai di situ, pada 1992 Milan kembali membuat rekor transfer saat mendaratkan Jean-Pierre Papin dengan mahar 10 juta pounds. Rekor itu hanya bertahan sebentar karena kemudian Juventus merekrut Vialli dengan 12 juta pounds. Tak mau kalah, masih di bursa transfer yang sama, Milan mendatangkan Gianluigi Lentini dari Torino dengan harga 13 juta pounds.
2. Inter Milan (4 Kali)

Klub lainnya yang juga terhitung paling banyak memecahkan rekor transfer adalah Inter Milan dengan empat kali. Rekor pertama Inter dibuat pada 1961 kala mendatangkan Luis Suarez dari Barcelona dengan mahar 152 ribu pounds. Rekor ini sempat bertahan selama dua tahun, hingga AS Roma memecahkannya. Akan tetapi, pada 1967, Inter kembali membuat rekor transfer baru setelah merekrut Harald Nielsen dari Bologna dengan tebusan 300 ribu pounds.
Butuh waktu 30 tahun bagi Inter untuk membuat rekor transfer berikutnya. Pada 1997, mereka merekrut Ronaldo Nazario dari Barcelona dengan mahar 19,5 juta pounds. Dua tahun berselang, Inter kembali membuat kejutan dengan mendatangkan Christian Vieri dari Lazio seharga 32 juta pounds.
1. Real Madrid (5 Kali)

Real Madrid merupakan klub yang paling sering membuat rekor transfer pemain, yakni sebanyak lima kali. Pada tahun 2000, Madrid membuat kejutan besar ketika mereka menggaet Luis Figo dari Barcelona dengan tebusan 37 juta pounds. Kala itu, transfer Figo tersebut sempat menggemparkan dunia. Figo dicap oleh fans Barca sebagai pengkhianat dan insiden pelemparan kepala babi pun tak terhindarkan.
Satu tahun berselang, Madrid kembali memecahkan rekor transfer saat mendapatkan Zinedine Zidane dengan harga 46,6 juta pounds dari Juventus. Transfer ini juga menandakan dimulainya era Los Galacticos Real Madrid. Karena setelahnya, Madrid mendatangkan para pemain-pemain top dari berbagai penjuru dunia, seperti Ronaldo Nazario dan David Beckham.
Kendati begitu, rekor transfer berikutnya baru bisa diciptakan Madrid pada 2009. Kala itu, Madrid menebus Ricardo Kaka dari AC Milan seharga 56 juta pounds. Luar biasanya, masih di bursa transfer yang sama, Madrid kembali membuat rekor saat mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Man United senilai 80 juta pounds. Sedangkan rekor terakhir yang dibuat Madrid adalah pada 2013 kala merekrut Gareth Bale dari Tottenham Hotspur seharga 86 juta pounds.
(Fetra Hariandja)