nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Manajemen Arema FC Angkat Bicara soal Dugaan Pemerasan oleh Petinggi PSSI

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 17 Januari 2019 20:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 17 49 2005938 manajemen-arema-fc-angkat-bicara-soal-dugaan-pemerasan-oleh-petinggi-pssi-f9FwFZUUWc.jpg Iwan Budianto (Foto: Avirista Midaada/Okezone)

KOTA MALANG - Pemerasan uang sebagai penunjukan tuan rumah Piala Soeratin 2009 memasuki babak baru. Termasuk dugaan terseretnya nama Iwan Budianto Kepala Staf Ketua Umum PSSI.

Hangatnya peristiwa ini membuat manajemen Arema FC angkat bicara terkait pria yang juga menjadi CEO Arema FC ini. Media Officer Arema FC Sudarmadji meminta semua pihak untuk tidak berspekulasi lebih jauh sebelum ada bukti dan penetapan lebih lanjut eh kepolisian.

"Jika memang Polri mengarah kepada pimpinan kami yang kapasitasnya sebagai pengurus PSSI, tentu Arema meyakini beliau taat pada prosedur hukum," ungkapnya ditemui Okezone, Kamis (17/1/2019).

Selain itu Sudarmadji mengungkapkan bila Iwan Budianto akan memenuhi panggilan kepolisian bilamana keterangannya dibutuhkan.

Baca juga Persib Akan Depak Pemain Usai Laga Uji Coba

"Beliau akan memenuhi jika dimintai keterangan. Tapi kami mohon semua pihak untuk menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” jelasnya.

Dirinya juga meminta semua pihak untuk menghargai PSSI bersama voters yang sedang mengarahkan fokus ke kongres tahunan di Bali pada 20 Januari.

“Kongres itu juga sangat penting karena akan menentukan arah kebijakan setahun kedepan PSSI dalam mengelola sepak bola yang lebih berprestasi,” lanjutnya.

Pihaknya juga semua pihak untuk saling menahan diri terkait kasus suap, pengaturan skor, hingga setoran ilegal ke pengurus PSSI.

Arema FC (Foto: Twitter Arema)

“Diikuti saja nantinya kedepan sepeti apa. Yang jelas harapannya semua sepak bola Indonesia lebih baik,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui tim Satgas Anti Mafia Bola Polri telah menaikkan status ke tahap penyelidikan terkait laporan mantan manajer Perseba Bangkalan Imron Abdul Fattah.

Iwan Budianto yang waktu itu menjabat Ketua Badan Liga Amatir Indonesia diduga meminta dana sejumlah Rp 140 juta ke Perseba Bangkalan guna penunjukkan tuan rumah Piala Soeratin 2009.

Kepolisian sendiri menemukan aliran dana Rp 140 juta yang dikirim kepada Ketua Pengda PSSI Jatim waktu itu dijabat Haruna Soemitro.

(Bad)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini