nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bali United Ungkap Alasan Boyong Teco dari Persija

Bramantyo, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 23:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 14 49 2004467 bali-united-ungkap-alasan-boyong-teco-dari-persija-qkBqr8nsXe.jpg Stefano Cugurra Teco (Foto: Bramantyo/Okezone)

GIANYAR - Kepiawaian Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues (Teco) membawa Persija menjuarai Liga 1 mampu memikat klub yang bermarkas di Pulau Dewata, Bali United. Pria kelahiran Rio de Janeiro, Brazil itu akan menjadi arsitek lapangan hijau Bali United dalam menghadapi liga musim 2019.

CEO Bali United, Yabes Tanuri, mengatakan alasan pemilihan Teco karena mendapat masukan dari para fans pasukan Serdadu Tridatu -julukan Bali United. Hal tersebut ia sampaikan saat resmi memperkenalkan sang pelatih kepada warga Bali.

"Kita menginginkan yang terbaik untuk tim ini. Dari yang terbaik bisa menghasilkan yang terbaik untuk semua," jelas Yabes dalam konferensi pers di Bali United Cafe, Kompleks Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar Senin (14/1/2019).

Baca juga Teka-Teki Pemain Asia Persib Pengganti In-Kyun

Sayangnya, Yabes enggan menyebutkan berapa nilai kontrak dari Teco. Termasuk apakah nilai kontraknya di atas dari Widodo Cahyono Putro yang merupakan pelatih sebelumnya.

"Kita tidak mau seperti klub sebelumnya, yang kehilangan pelatih saat tim berada di puncak prestasi," ujar Yabes yang rencananya akan memperpanjang masa kontrak Teco bila prestasi Bali United di Liga 1 cukup baik.

Selain memperkenalkan Teco secara resmi kepada publik Bali, pihak Bali United pun memperkenalkan delapan pemain baru mereka. Mayoritas delapan pemain baru Bali United ini masih tergolong berusia muda.

Pihak Bali United mengaku memiliki alasan sendiri dengan mendatangkan para pemain baru yang masih tergolong berusia muda tersebut. Yabes menegaskan Bali United tetap kepada komitmennya untuk mengakomodir pemain muda. Tujuannya, setelah lepas dari U-18, U-19 atau U-20 mereka bisa langsung menuju ke senior.

"Pemain-pemain baru ini, juga atas permintaan supporter yang ingin agar pemain yang direkrut adalah prestasi di bawah umur 23 tahun. Ada 8 orang ini sudah cukup," tambahnya.

Soal target dipatok dengan arsitek baru ini, Yabes berharap Bali United bisa mempertahankan posisinya di papan lima besar pada liga musim tahun ini. Sementara Teco mengaku bersyukur mendapat kesempatan untuk mendandani klub yang menurutnya cukup baik dan berisi materi pemain handal.

Bali United (Foto: Bramantyo)

"Saya akan membangun tim yang respek dengan pemain, mereka yang kondisinya bagus saat latihan, dia yang akan main," tuturnya.

Teco menilai tim yang akan baru ia tangani tersebut perlu ada pembenahan, terutama pada lini belakang. Hal itu ia rasakan dari pengalaman saat beberapa kali melawan Bali United semasa membela Persija di liga musim lalu.

"Bali United tahun lalu bermain bagus, namun ketika ada tim cedera, lini belakang punya masalah. Ini yang akan dibenahi," sambungnya.

Disinggung dengan beban target yang dipatok manajemen, Teco berusaha membuktikan hal itu dengan prestasi terbaik bersama anak asuhnya. Lebih lanjut, ia juga memiliki alasan tersendiri ketika memutuskan hengkang dari Persija. Baginya, dua tahun sudah cukup menangani Macan Kemayoran hingga meraih juara liga musim lalu.

"Saya berterima kasih kepada Persija, sudah bekerja salam dua tahun, saya rasa sudah selesai, saya harus cari tempat baru, dengan Bali United ini menjadi tantangan baru, apalagi di Bali sebagai kota yang cukup bagus terkenal di dunia, saya dan orang Brazil juga mengenal Bali," tandasnya.

(Bad)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini