Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Pemain Brasil yang Bela Negara Lain, Nomor 1 Paling Bersinar

Hendry Kurniawan , Jurnalis-Senin, 31 Desember 2018 |16:42 WIB
5 Pemain Brasil yang Bela Negara Lain, Nomor 1 Paling Bersinar
Diego Costa vs Pepe (Foto: AFP)
A
A
A

BRASIL merupakan salah satu negara yang bisa dibilang memiliki tradisi sepakbola yang kuat. Tak ayal banyak pesepakbola top dunia yang berasal dari Brasil. Sebut saja nama-nama besar seperti Pele, Romario, Ronaldo Nazario, Ronaldinho, Ricardo Kaka, hingga Neymar da Silva.

Saking banyaknya pemain hebat yang berasal dari Brasil, membuat sebagian dari mereka tak bisa terpilih semua masuk ke dalam tim nasional. Tak ayal, para pemain yang tersisihkan tersebut pada akhirnya berganti kewarganegaraan atau memiliki kewarganegaraan ganda. Kendati demikian, bukan berarti para pemain tersebut adalah buangan. Faktanya, terdapat sejumlah pemain yang justru tampil gemilang bersama negara barunya. Berikut adalah lima pemain Brasil yang membela negara lain.

5. Jorginho (Italia)

Jorginho

Jorginho merupakan salah satu gelandang bertahan top dunia yang ada sekarang ini. Jorginho sebenarnya lahir di Brasil. Akan tetapi, pada usia 15 tahun ia pindah ke Italia dan bergabung dengan akademi sepakbola Hellas Verona. Jorginho kemudian mendapat kewarganegaraan Italia lantaran ia masih memiliki keturunan Italia dari kakek neneknya.

Tampil gemilang di akademi, membuat Jorginho dipanggil masuk ke dalam Timnas Italia U-21. Pada 2016, Jorginho dipanggil untuk bergabung dengan Timnas Italia senior. Karena sudah merasa nyaman dengan sepakbola Italia, Jorginho pada akhirnya memutuskan untuk berseragam Italia dan tak membela Brasil.

4. Deco Souza (Portugal)

Deco Souza

Boleh dikatakan Deco Souza terlahir di masa yang salah. Sebagai pemain kelahiran Brasil, Deco sebenarnya memiliki kualitas mumpuni sebagai seorang gelandang. Sayangnya, Deco tak pernah dipanggil membela Timnas Brasil lantaran kalah saing dari para pemain seperti Ronaldinho, Rivaldo, Ricardo Kaka, dan Juninho.

Tak ayal, ketika pada 2003 Deco menerima kebangsaan Portugal dan dipanggil masuk ke dalam tim nasional mereka, ia langsung menerimanya. Uniknya, pertandingan pertama Deco bersama Timnas Portugal justru melawan Brasil. Dalam laga tersebut, Deco mencetak gol dari tendangan bebas dan membawa Portugal menang 2-1.

3. Diego Costa (Spanyol)

Diego Costa

Diego Costa adalah salah satu striker paling mematikan di Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Meski Costa lahir di Brasil, namun ia justru lebih memilih bergabung dengan Timnas Spanyol. Nama Costa sejatinya melambung kala ia membela Atletico Madrid. Dan karena ia telah berada di Spanyol untuk waktu yang lama, ia pun mendapatkan kewarganegaraan Spanyol.

Costa sebenarnya pernah dipanggil untuk bergabung dengan Timnas Brasil dan bermain di dua laga persahabatan. Kendati begitu, ketika ia memiliki kesempatan bermain untuk Timnas Spanyol, Costa tidak menolaknya. Karena Costa tak pernah membela Timnas Brasil di kompetisi resmi FIFA, maka ia diperbolehkan berganti seragam menjadi Timnas Spanyol.

2. Marcos Senna (Spanyol)

Marcos Senna

Marcos Senna merupakan pesepakbola yang lahir di Brasil. Akan tetapi, kariernya mulai berkembang kala ia hengkang ke Spanyol pada 2002 dan bergabung dengan Villareal. Pada 2006, Senna mendapatkan kewarganegaraan Spanyol. Dan karena penampilan gemilangnya di level klub, Senna pun dipanggil untuk bergabung dengan skuad Timnas Spanyol.

Senna terpilih sebagai bagian dari skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2006 di Jerman. Kendati begitu, nama Senna kian melejit dua tahun kemudian kala ia membantu Timnas Spanyol memenangkan Piala Eropa 2008. Sayangnya, pada 2010, Senna tak terpilih masuk ke dalam skuad Spanyol, lantaran kalah saing dari Sergio Busquets. Selain itu, Senna mengalami kesulitan setelah mendapat cedera.

1. Pepe (Portugal)

Pepe

Pepe bisa dibilang menjadi pemain Brasil yang tampil paling gemilang membela negara lain. Meski Pepe sejatinya lahir di Brasil, namun ia justru tampil luar biasa bersama Timnas Portugal. Pada usia 18 tahun, Pepe pergi ke Portugal untuk bergabung dengan klub Maritimo. Setelah tampil apik bersama Maritimo, Pepe pun dibeli FC Porto pada 2004 dan namanya menjadi semakin melesat.

Penampilan apik Pepe tersebut yang semakin berkembang sempat membuat Pelatih Timnas Brasil, Carlos Dunga, mencoba memanggilnya ke dalam skuad. Akan tetapi, tawaran tersebut ditolak Pepe karena ia ingin bergabung dengan Timnas Portugal. Pada 2007, Pepe pun mendapatkan kewarganegaraan Portugal dan bergabung dengan tim nasional mereka.

Karier Pepe di timnas semakin lama semakin melesat, karena ia menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan di lini pertahanan. Puncaknya adalah kala Pepe mampu mengantarkan Portugal menjuarai Piala Eropa 2016 di Prancis. Speanjang turnamen tersebut, Pepe menjadi sosok vital yang tak tergantikan.

(Fetra Hariandja)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement