nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Hanya Koulibaly, Maradona pun Sering Kena Rasis di Italia

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 31 Desember 2018 16:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 31 47 1998213 tak-hanya-koulibaly-maradona-pun-sering-kena-rasis-di-italia-YG7rFXsi0P.jpg Maradona saat memberi dukungan kepada Koulibaly. (Foto: @maradona)

NAPLES – Pesepakbola legenda asal Argentina, Diego Maradona, mengutuk keras aksi rasisme yang dilontarkan oknum fans Inter Milan kepada bek Napoli Kalidou Koulibaly. Hal itu saat Inter menjamu Napoli di pekan ke-18 Liga Italia 2018-2019, Kamis 27 Desember 2018 dini hari WIB.

Maradona menilai tidak seharusnya aksi rasisme masih beredar hingga kini. Pria 58 tahun itu menilai, rasisme benar-benar harus segera dihilangkan dari ingar-bingar sepakbola.

Kalidou Koulibaly

Baik Koulibaly dan Maradona sama-sama mendapatkan perlakuan yang tidak jauh berbeda, yakni lewat nyanyian bernada rasis. Di laga Inter vs Napoli, tiap kali Koulibaly mendapatkan bola, oknum fans Inter kompak menirukan suara monyet.

BACA JUGA: Jadi Korban Rasis di Laga Inter vs Napoli, Ini Komentar Koulibaly

Sementara Maradona, ketika masih aktif sebagai pemain, sering mendapatkan perlakuan rasis lewat nyanyian yang kerap menyindir keluarganya. Karena itu, Maradona mengutuk keras aksi buruk tersebut.

“Saya tujuh tahun bermain di Napoli dan saya juga merasakan nyanyian rasis dari sejumlah fans. Saya masih ingat mereka mengibarkan bendera dengan bacaan “selama datang di Italia”. Saya merasa sebagai Neapolitan (orang Napoli) dan hari ini saya ingin menjadi Koulibaly. Saya harap unggahan ini dapat membantu menghentikan rasisme di sepakbola. Salam untuk semua,” kata Maradona di akun resmi Instagram-nya, @maradona.

Diego Ma

Dalam unggahan tersebut, Maradona sambil memegang jersey Napoli dengan nama Koulibaly. Hal itu menunjukkan bahwa Maradona berharap Koulibaly segera bangkit dari keterpurukan.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini