nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Pemain yang Dikenal Tidak Loyal, Nomor 1 Bela 12 Klub!

Djanti Virantika, Jurnalis · Jum'at 28 Desember 2018 16:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 28 51 1997186 3-pemain-yang-dikenal-tidak-loyal-nomor-1-bela-12-klub-ZHTC3axUZI.jpg Nicholas Anelka. (Foto: Sportskeeda)

SIKAP loyalitas dimiliki beberapa pesepakbola dunia terhadap tim-tim yang dibelanya. Hal ini dapat terlihat lewat tindakan mereka yang siap mengerahkan seluruh jiwa dan raganya hanya demi keberhasilan tim. Saking cintanya dengan tim tersebut, tak jarang, mereka enggan untuk berpindah ke klub lain hingga berakhirnya karier sebagai pesepakbola. Padahal, tawaran yang begitu menggiurkan kerap mereka dapatkan dari tim-tim yang lebih kuat lantaran kepincut dengan kemampuannya.

Kondisi ini dapat terlihat dari beberapa pesepakbola di dunia, seperti Ryan Giggs, Paolo Maldini, atau Francesco Totti. Dengan sikap loyalitas yang dimiliki, mereka rela menghabiskan seluruh karier di satu klub. Sayang, hal ini sangat jarang dimiliki pesepakbola. Sebagian besar pemain biasanya tidak bisa menolak tawaran menguntungkan dari klub lain dan biasanya tidak ragu untuk mengubah kesetiaan.

Ada beberapa pemain yang masuk kategori tersebut. Kali ini, Okezone pun bakal membahas pesepakbola yang dinilai tak loyal. Sebagaimana dikutip dari Sportskeeda, Jumat (28/12/2018), berikut tiga pemain yang dikenal tidak loyal.

3. Roberto Baggio

Nama pemain pertama yang dikenal tak loyal ialah Roberto Baggio. Ia menjadi salah satu pesepakbola terbaik yang diproduksi oleh Italia. Baggio adalah gelandang serang yang luar biasa yang juga bisa bermain sebagai penyerang sehingga banyak klub yang meliriknya. Alhasil, dirinya pun dapat dengan mudah menerima tawaran dari berbagai klub.

Roberto Baggio

Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik olehnya sehingga banyak klub yang dibelanya selama berkarier di dunia sepakbola. Kariernya di Liga Italia dimulai dengan bermain bersama Vicenza. Tiga musim kemudian, pemain bernomor punggung 10 itu memutuskan pindah ke Fiorentina, atau tepatnya pada 1985. Di sana, ia menjadi terkenal karena bakatnya yang gemilang. Baggio dapat mencetak 55 gol dari 136 pertandingan di lima musim bersama Fiorentina.

Aksi ciamik Baggio bersama Fiorentina membuat Juventus meliriknya. Lima musim singgah di Juventus, Baggio dapat mencetak 115 gol dalam 200 pertandingan sehingga dapat meraih trofi Piala UEFA dan Liga Italia. Bahkan, Baggio dapat memenangkan Ballon d'Or pada 1993 dan bertengger di posisi kedua kedua pada 1994. Setelah itu, ia pun hengkang ke AC Milan pada 1995. Tak berhenti sampai di situ, dia kemudian menghabiskan beberapa musim lagi di Bologna dan Inter Milan sebelum pindah ke Brescia.

2. Christian Vieri

Selanjutnya, ada nama Christian "Bobo" Vieri. Dia tercatat pernah bermain di 10 klub yang berbeda di liga top dunia. Dia bermain untuk sembilan klub di Liga Italia dan juga menjadi salah satu dari sedikit striker Italia yang pernah bermain di Liga Spanyol. Dia terkenal karena kemampuan sundulannya sehingga dapat mencetak banyak gol dengan gaya tersebut.

Christian Vieri. Foto: Sportskeeda

Karier seniornya dimulai dengan memperkuat Torino pada 1991. Kemudian, Vieri hengkang ke Atalanta pada 1995. Di tim barunya, ia dapat menjalankan tugasnya dengan baik sehingga dilirik Inter Milan. Tawaran dari tim papan Italia itu pun langsung diterimanya sehingga resmi berseragam biru hitam pada 1999 hingga 2005.

Penampilan gemilangnya bersama Inter membuatnya mencetak 125 gol dalam 204 pertandingan. Sebelumnya, ia juga sempat satu musim membela Juventus (1996-1997), Atletico Madrid (1997-1998) dan Lazio (1998-1999). Tugas singkat juga dijalaninya di Monaco, Sampdoria, Fiorentina dan Atalanta.

1. Nicolas Anelka

Terakhir, ada nama Nicolas Anelka. Dalam karier sepakbolanya yang berlangsung selama 18 tahun, ia bermain di 12 klub berbeda! Striker asal Prancis ini melakukan debutnya sebagai pemain profesional untuk Paris Saint-Germain (PSG), tetapi segera pindah ke Arsenal pada 1997.

Nicolas Anelka

Kesuksesannya bersama Arsenal membuat dirinya dilirik oleh klub asal Spanyol, Real Madrid, pada 1999. Setelah itu, Anelka memutuskan untuk kembali ke Liga Inggris dengan memperkuat Liverpool, Manchester City, serta Chelsea. Sebelum hengkang ke Chelsea, ia juga menghabiskan beberapa musim bersama Bolton Wanderers dan juga tampil untuk Juventus dalam dua pertandingan di musim 2012-13.

West Bromwich Albion juga telah merasakan ketangguhannya pada 2013-2014. Setahun kemudian, Anelka pindah ke Mumbai City dan berlaga di sana selama setahun. Setelah itu, ia akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu setelah. Tak hanya Liga Prancis, Italia, Spanyol, dan Inggris, Anelka juga mencicipi persaingan di Liga Turki, China, dan India. Sifatnya yang tak loyal dengan tim membuat sosok Anelka begitu dikenal oleh publik.

1
3

Berita Terkait

Soccer Time

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini