nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ancelotti Nilai Nyanyian Rasisme Suporter Inter Coreng Sepakbola Italia

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 27 Desember 2018 09:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 27 47 1996456 ancelotti-nilai-nyanyian-rasisme-suporter-inter-coreng-sepakbola-italia-2SJvE2jv40.jpg Laga antara Inter Milan vs Napoli dinodai dengan tindakan rasisme suporter tuan rumah (Foto: Kalidou Koulibaly/Twitter)

MILAN – Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, tampak kecewa dengan kekalahan timnya dari tuan rumah Inter Milan dengan skor tipis 0-1 pada pekan ke-18 Liga Italia 2018-2019. Lebih khusus lagi, Don Carletto berang karena anak asuhnya, Kalidou Koulibaly, menjadi sasaran tindakan rasisme publik Stadion Giuseppe Meazza.

Ancelotti menuturkan, Koulibaly tampak tidak nyaman saat merumput akibat mendengar suara-suara mirip monyet dari seisi stadion. Provokasi tersebut memang berhasil mengacaukan permainan bek asal Senegal itu yang akhirnya menerima kartu merah ketika laga tersisa 10 menit.

(Baca juga: Bek Napoli Jadi Korban Nyanyian Rasisme Suporter Inter)

Kalidou Koulibaly

Pria berpaspor Italia itu kecewa karena panitia pelaksana pertandingan tidak menghentikan laga untuk sementara waktu ketika mendengar nyanyian rasis tersebut. Ancelotti memastikan Napoli bakal langsung keluar dari lapangan jika kembali menjadi korban rasisme.

“Kami akan langsung berhenti bermain dan meninggalkan lapangan jika kembali menjadi korban rasisme walau harus menerima kekalahan. Saya benar-benar marah karena kami sudah tiga kali meminta agar pertandingan dihentikan sementara,” tutur Carlo Ancelotti, dinukil dari Reuters, Kamis (27/12/2018).

“Apa yang menimpa anak itu hari ini sangat buruk, tidak hanya buat kami, tetapi juga sepakbola Italia secara umum,” imbuh pria berusia 59 tahun itu.

Carlo Ancelotti

Diusirnya Koulibaly sangat merugikan Napoli di laga tersebut. Pasalnya, Inter mampu mencuri gol lewat Lautaro Martinez pada menit-menit terakhir pertandingan usai pria asal Senegal itu meninggalkan lapangan lebih dulu.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini