5 Alasan Ferguson Layak Disalahkan atas Keterpurukan Man United

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Rabu 19 Desember 2018 19:36 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 19 51 1993571 5-alasan-ferguson-layak-disalahkan-atas-keterpurukan-man-united-nMcVB65Yqf.jpg Mantan pelatih Man United, Sir Alex Ferguson (Foto: Sportskeeda)

TIDAK ada yang membantah jika Manchester United sedang berada dalam keterpurukan pada musim ini. Hal itu bahkan terlihat sejak awal musim. Akibatnya, hingga memasuki pekan ke-18, tim berjuluk Setan Merah itu hanya berada di peringkat keenam dengan koleksi 26 poin.

Torehan tersebut jelas berselisih cukup jauh dengan tim pemuncak klasemen saat ini, Liverpool. Manchester Merah bahkan terpaut 19 angka dari pasukan Jurgen Klopp. Terlalu banyak faktor yang disebut-sebut menjadikan tim kota Manchester itu berada dalam kondisi sulit.

Sir Alex Ferguson bahkan dikatakan memiliki peran atas keterpurukan Man United saat ini. Padahal, pelatih asal Skotlandia itu telah memberikan 38 trofi selama 25 tahun menangani Man United. Di bawah asuhannya, Fergusson bukan hanya membangun Man United sebagai tim terbaik di Inggris, tetapi juga salah satu yang terbesar dan paling banyak diikuti di dunia.

Kali ini, Okezone akan membahas lima alasan Ferguson layak disalahkan atas keterpurukan Man United, melansir dari laman Sportskeeda, Rabu (19/12/2018).

5. Meninggalkan Tim dengan Skuad yang Kurang Mumpuni


Manchester United terus tumbuh sebagai tim terbaik di tanah Inggris di bawah asuhan Fergusomn pada beberapa tahun belakang. Meraih 38 trofi dari 35 tahun masa kepelatihan Ferguson menjadi catatan terbaik tim sejauh ini.

Ia bahkan membangun tim dengan pemain-pemain besar seperti Cristiano Ronaldo, David Beckham, Nemanja Vidic, Patrice Evra, Wayne Rooney, Carlos Tevez, Rio Ferdinand, hingga Paul Scholes. Akan tetapi, nama-nama tersebut memiliki usia yang sudah tidak lagi prdokuktif dan satu persatu memutuskan meninggalkan tim.

Kesalahan Ferguson adalah tidak menyiapkan para pemain muda untuk menggantikan posisi mereka yang justru kemudian memutuskan pensiun pada 2013 silam. Akibatnya, Man United kehilangan dua hal pentingnya sekaligus, Ferguson, dan para pemain bintang yang satu persatu pergi dari Old Trafford.

4. Menunjuk David Moyes Sebagai Penerusnya


Ferguson meninggalkan Manchester United pada 2013 lalu. 25 tahun menjadi pelatih tim, pelatih asal Skotlandia itu tercatat telah mempersembahkan 38 tropi untuk Man United. Kepergiannya dari Old Trafford kala itu sempat membuat kondisi Setan Merah kurang stabil.

Ia pun menunjuk nama David Moyes sebagai suksesornya di Old Trafford. Moyes ditunjuk Ferguson sebab ia menilai pelatih 55 tahun itu memiliki prestasi yang baik bersama Everton. Dibawah asuhan Moyes, Everton menjelma menjadi klub yang cukup baik dan kerap menjadi batu sandungan klub-klub besar saat itu.

Akan tetapi, keputusan Ferguson untuk menunjuk Moyes justru tidak memberikan dampak positif bagi Manchester Merah. David De Gea dan kolega bahkan kesulitan untuk bersaing di posisi tiga besar di era kepelatihan Moyes.

3. Mengabaikan Lini Tengah Tim


Pada masa kepelatihannya, Ferguson memang sukses membawa Manchester United berad di level tertinggi. Ferguson bahkan membuat Man United cukup mendominasi kompetisi domestik. Selain itu, bersama Ferguson, Man United juga menjadi salah satu tim yang ditakuti di level Eropa.

Akan tetapi, semua prestasi itu tidak terlepas dari komposisi para pemain hebat yang dimiliki Setan Merah. Nama-nama seperti Cristiano Ronaldo, David Beckham, Nemanja Vidic, Patrice Evra, Wayne Rooney, Carlos Tevez, hingga Rio Ferdinand menghiasai skuad Man United kala itu.

Tidak hanya itu, peran penting pemain tenah seperti Paul Scholes di lini tengah tim juga memiliki pengaruh besar. Kesalahan Ferguson adalah kurangnya mempersiapkan pengganti sebelum ahirnya ia memutuskan pensiun pada 2013 lalu.

2. Manajemen yang Kurang Baik


Sir Alex Ferguson bisa dikatakan sebagai salah satu pelatih paling sukses yang menangani Manchester United. 25 tahun melatih tim berjuluk Setan Merah tersebut, Ferguson tercatat telah menyumbangkan 38 Tropi untuk tim tersebut.

Tapi lagi-lagi tidak ada yang sempurna. Dibalik kesuksesannya, Ferguson dinilai memiliki kekurangan terutama pada kemampuan manajemen tim yang kurang baik. Hal ini bahkan disampaikan oleh David Moyes yang menggantikan Ferguson pada 2013 lalu.

Kesan pertama Moyes di Man United, ia mengaku cukup terkejut tim sebesar dan sehebat Man United memiliki manajemen yang kurang baik, bahkan cenderung tertinggal dari sepakbola modern saat ini.

1. Kurang Memiliki Kreatifitas


Sir Alex Ferguson mungkin menjadi satu nama yang langsung terbesit ketika mendengar kata ‘Manchester United’. Bagaimana tidak,di bawah asuhannya, pelatih asal Skotlandia itu terbukti sukses membawa Man United berada pada titik tertinggi.

Kendati begitu, banyak juga yang menilai hal tersebut tidak terlepas dari skuad Manchster Merah yang memang dihuni banyak pemain bintang kala itu. Ferguson bahkan dinilai menjadi salah satu pelatih yang kurang memiliki kreatifitas.

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini