nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Van Gaal Larang Barca Pulangkan Neymar

Ezha Herdanu, Jurnalis · Kamis 29 November 2018 00:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 29 46 1984281 van-gaal-larang-barca-pulangkan-neymar-ToLI7Zz2NS.jpg Neymar Jr (Foto: REUTERS)

AMSTERDAM – Louis van Gaal ikut memberikan pandangannya terhadap rumor yang mengatakan Barcelona tertarik membawa pulang Neymar Jr pada bursa transfer musim panas 2019. Van Gaal justru menyarankan agar Barca berpikir ulang terkait rencananya tersebut.

Sebagaimana diketahui, Neymar memang resmi meninggalkan Barca pada musim panas 2017. Neymar hengkang ke Paris Saint-Germain (PSG) usai klub asal Liga Prancis tersebut menebus klausul pelepasannya yang mencapai 222 juta euro atau sekira Rp3.6 triliun.

Neymar Junior

Akan tetapi baru dua tahun berseragam PSG, Neymar kabarnya kencang sudah tidak betah. Hal tersebut membuat rumor Neymar bakal kembali memperkuat Barca semakin kencang beredar. Terlebih, Neymar sendiri memang salah satu pemain yang jadi favorit para pendukung Blaugrana –julukan Barca.

Baca Juga: Tuchel Pastikan Neymar dan Mbappe Turun di Laga Kontra Liverpool

Keinginan Barca untuk membawa pulang Neymar pun mendapat beragam tanggapan dari para pengamat. Ada yang mendukung, namun banyak juga yang menolak. Salah satu yang menolak rencana Barca itu adalah Van Gaal. Van Gaal menilai kembalinya Neymar justru bakal membuat permainan Barca jadi memburuk.

Neymar Junior

“Saya pikir itu (kembalinya Neymar) justru akan memberikan dampak tak bagus untuk Barcelona, tetapi itu hanya pendapat saya. Neymar masih pemain muda yang bisa terus berkembang,” ucap Van Gaal, seperti dilaporkan oleh FourFourTwo, Kamis (29/11/2018).

“Pertama-tama dia harus belajar jadi pemain yang bermain untuk tim. Neymar terlalu individualistis, karena itulah saya pikir Barcelona harus waspada sebelum memutuskan mendatangkan dia kembali,” tuntas mantan pelatih Barca periode 1997-2000 dan 2002-2003 tersebut.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini