Madrid Jual Ronaldo karena Perez Tak Puas dengan CR7

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 16 November 2018 01:09 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 15 51 1978465 madrid-jual-ronaldo-karena-perez-tak-puas-dengan-cr7-GHPdwpkTcx.jpg Florentino Perez dan Cristiano Ronaldo (Foto: AFP)

TURIN – Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, telah mengungkapkan alasannya hengkang dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2018. Sempat muncul desas-desus bahwa Ronaldo meninggalkan Madrid karena keinginannya sendiri. Akan tetapi, legenda sepakbola Argentina, Diego Maradona, menilai kalau hengkangnya CR7 tak lepas dari perlakuan Presiden Madrid, Florentino Perez.

Ronaldo sendiri merasa kalau dirinya sudah tidak mendapat perlakuan yang sama lagi oleh Perez dan pihak Klub. Pada tahun-tahun awal membela Madrid, Ronaldo mengakui kalau ia memang mendapatkan perlakuan yang menyenangkan. Akan tetapi, belakangan ini Ronaldo justru merasa semakin tidak kerasan.

(Baca juga: Sang Paman Imbau Solari Persembahkan Trofi bagi Madrid)

Cristiano Ronaldo

“Saya merasakannya di dalam klub, terutama dari presiden, bahwa mereka tidak lagi menganggap saya seperti yang mereka lakukan di awal. Dalam empat atau lima tahun pertama di sana saya memiliki perasaan menjadi 'Cristiano Ronaldo'. Setelah itu, presiden menatap saya melalui mata yang tidak ingin mengatakan hal yang sama, seolah-olah saya tidak lagi sangat penting bagi mereka,” ungkap Ronaldo, mengutip dari Sportskeeda, Jumat (16/11/2018).

Pernyataan Ronaldo itu pun didukung oleh Maradona. Menurut pandangannya, Perez merasa tidak puas dengan kinerja Ronaldo di masa-masa akhirnya membela Madrid. Pasalnya, Ronaldo yang selama ini menjadi mesin gol, justru harus kesulitan membobol gawang lawan. Catatan satu pertandingan satu gol disebut Maradona tidak bisa memuaskan Perez.

Florentino Perez

“Saya pikir itu (meninggalkan Madrid) adalah langkah yang baik untuk Cristiano. Dia (Ronaldo) memberikan semua untuk Madrid, dia tidak menikmatinya seperti yang dia lakukan sekarang di sepakbola Italia dan Florentino selalu memiliki rencana. Ketika dia melihat Ronaldo hanya mendapatkan satu gol dalam satu pertandingan, dia menjualnya," ujar Maradona.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini