nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Fakta Menarik dari Piala AFF, Nomor 3 Kemenangan Terbesar

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Selasa 06 November 2018 19:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 06 51 1974170 6-fakta-menarik-dari-piala-aff-nomor-3-kemenangan-terbesar-uX2IwTCQgu.jpg Timnas Indonesia Senior (Foto: PSSI)

TIM Nasional (Timnas) Indonesia akan turun di Piala AFF 2018 yang mulai bergulir pada Kamis 8 November. Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, pun sudah memanggil 23 pemain untuk turut serta dalam turnamen dua tahunan tersebut.

Sebanyak 10 tim akan saling bertanding untuk menjadi yang terbaik pada gelaran AFF 2018 kali ini. Indonesia sendiri akan tergabung di Grup B bersama Filipina, Singapura, Timor Leste, dan juara edisi sebelumnya, Thailand.

Sejak bergulir pada 1996 lalu, ada cukup banyak momen menarik hingga kontroversi yang terjadi pada kompetisi sepakbola antarnegara se-Asia Tenggara tersebut. melansir dari Fox Sport, Selasa (6/10/2018), berikut enam fakta menarik dari Piala AFF:

6. Indonesia Kalah Tiga Kali Berturut-turut di Partai Final (2000-2004)

Tim Nasional (Timnas) Indonesia memiliki catatan cukup baik pada ajang ini. Kendati begitu, keberuntungan sepertinya belum berpihak kepada Tim Garuda –julukan Timnas Idonesia. Bagaimana tidak, sepanjang tiga edisi yakni pada kurun 200-2004 Indonesia selalu bisa lolos ke partai final.Akan tetapi, tidak ada satupun dari laga final tersebut yang berujung dengan gelar juara.

Pada final di tahun 2000 Indonesia takluk dari Thailand dengan skor 1-4. Kemudian pada edisi berikutnya (2004), Indonesia yang kembali berjumpa Thailand di partai puncak harus mengakui keunggulan lawan usai takluk lewat drama adu penalti. Sementara pada final 2004 Indonesia takluk dari Singapura di babak final.

5. Thailand Sebagai Tim Paling Banyak Raih Gelar Juara

Timnas Thailand menjadi salah satu tim yang sangat sukses di gelaran Piala AFF. Sebagai catatan, Tim Gajah Putih –julukan Timnas Thailand– telah meraih sebanyak lima gelar juara yakni pada 1996, 2000, 2002, 2014 dan 2016. Tidak hanya itu, mereka juga sukses meraih tiga kali runner-up yakni pada 2007, 2008, dan 2012.

Sedangkan di belakang Thailand ada Tim Singapura yang berada di tempat kedua dengan koleksi empat gelar juara. The Lions menjuarai ajang ini pada 1998, 2004, 2007 dan 2014. Setelahnya ada Malaysia dan Vietnam yang pernah menjadi juara pada 2010 dan 2008.

4. Noh Alam Shah (Singapura) Jadi Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa

Legenda Tim Nasional (Timnas) Singapura, Noh Alam Shah, berada di puncak klasemen pemain dengan pencetak gol terbanyak di kompetisi ini. Ia tercatat telah mencetak 17 gol. Tepat di belakang Alam Shah yakni pemain Vietnam, Le Cong Vinh dan dua pemain Thailang, Worrawoot Srimaka dan Teerasil Dangda yang masing-masing mengoleksi 15 Gol.

3. Marjin kemenangan terbesar (Indonesia 13 vs 1 Filipina)

Meskipun kerap gagal di partai puncak, Indonesia selalu memiliki penampilan apaki, terutama dalam pertandingan penyisihan grup. Pada tahun 2002, Tim Garuda –julukan Timnas Indonesia–mengalahkan Filipina 13-1. Kala itu, striker andalan Indonesia, Bambang Pamungkas dan Zaenal Arief mencetak masing-masing empat.

Ini masih merupakan kemenangan marjin terbesar dalam sejarah Piala AFF. Selain laga tersebut, Singapura juga pernah mencatatkan kemenangan dengan marjin yang cukup besar yakni saat mengalahkan Laos dengan skor 11-0 pada 2007 lalu.

2. Gol Terbanyak dalam Satu Pertandingan – Noh Alam Shah (7 Gol)

Legenda Tim Nasional (Timnas) Singapura, Noh Alam Shah, berhasil mencetak tujuh gol dalam satu pertandingan yan ia mainkan. Pencapaian itu ia lakukan saat membantu Singapura menumbangkan Laos dangan skor 11-0 pada 2007 silam. Ia menceatak dua gol di babak pertama dan menambah lima gol di babak kedua. Hingga saat ini belum ada pemain yang bisa menyamai jumlah gol yang di cetak Noh Alam Shah tersebut.

1. Chanathip Songkrasin (Thailand) Gelar Pemain Terbaik Paling Banyak

Pemain Tim Nasional (Timnas) Thailand, Chanathip Songkrasin adalah satu-satunya pemain yang memenangkan penghargaan Pemain Paling Berharga dua kali. Pemain tengah itu berperan dalam menjalankan Thailand untuk gelar pada tahun 2014 dan 2016 dan diberi nama MVP di kedua edisi ini.

Pada 2014 ia sukses membawa timnya meraih gelar juara usai menundukkan Malaysia. Berkat penampilan apiknya, Songkrasin pun di ganjar dengan gelar pemain terbaik. Hal yang sama kembali terulang saat Songkrasin mampu membawa Thailand mengalahkan Indonesia di partai final pada 2016.

1
6

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini