nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sulit Bersaing di Lini Depan Livepool, Shaqiri Rela Ubah Posisi Bermain

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 10:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 11 45 1962515 sulit-bersaing-di-lini-depan-livepool-shaqiri-rela-ubah-posisi-bermain-2jqcr2nZgr.JPG Pemain Liverpool, Xherdan Shaqiri. (Foto: Reuters)

LIVERPOOL – Winger Liverpool, Xherdan Shaqiri, mengatakan dirinya siap bermain di posisi lain untuk mendapatkan tempat di skuat utama The Reds –julukan Liverpool. Jika disuruh memilih, Shaqiri mengatakan bahwa ia bisa bermain sebagai playmaker untuk tim asuhan Jurgen Klopp itu.

Sejak didatangkan pada bursa transfer musim panas 2018, Shaqiri memang tampak kesulitan untuk menembus skuat utama Liverpool. Ia kalah saing dengan trio lini depan Liverpool yang sudah terbukti ketajamannya pada gelaran musim 2017-2018, yakni Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane.

Baca Juga: Shaqiri Percaya Akan Segera Masuk Tim Utama Liverpool

Karena ingin segera bermain secara reguler, maka Shaqiri pun meminta Klopp untuk menempatkannya di posisi lain yang mana bermain lebih ke tengah, yakni sebagai playmaker tim. Ia percaya bahwa dengan dipercayakan menempati posisi yang identik dengan nomor punggung 10 itu, Shaqiri mampu berkontribusi melalui umpan-umpannya serta tendangannya.

“Tentu saja berbeda jika Anda adalah pemain dengan posisi yang memiliki kebebasan (seperti seorang playmaker). Sang pelatih (Klopp) telah memberikan saya kebebasan dan saya akan mencoba untuk menggunakan hal itu untuk membantu tim ini sebisa mungkin. Baik itu dengan umpan yang tepat atau tendangan yang menentukan,” jelas Shaqiri, mengutip dari Metro, Kamis (11/10/2018).

Shaqiri percaya bahwa dirinya dapat bermain di posisi yang lain karena ia mengaku kerap kali mengubah posisi permainan. Hal tersebut tentu merupakan kebijkan pelatih yang menanganinya dulu.

“Sewaktu tim saya (Timnas Swiss) melawan Portugal, saya bermain sebagai bek kanan. Saya bermain atas perintah pelatih. Namun posisi tersebut memang membutuhkan usaha bertahan yang keras jika dibandingkan bermain di tengah lapangan,” tambah pemain yang pernah membela Inter Milan itu.

“Saya juga pernah merasakannya ketika bermain di Bayern Munich. Di sana, saya pernah sempat bermain sebagai full-back,” tutupnya.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini