Facetime dari Klopp Buat Alisson Tolak Chelsea dan Juventus

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 02 Oktober 2018 16:49 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 02 51 1958655 facetime-dari-klopp-buat-alisson-tolak-chelsea-dan-juventus-r4u4jhUQRS.jpg Alisson Becker pilih Liverpool ketimbang Chelsea atau Juventus. (Foto: Facebook Liverpool)

LIVERPOOL – Kiper Liverpool, Alisson Becker, mengaku hampir hengkang ke Chelsea atau Juventus pada bursa transfer musim panas 2018. Penjaga gawang Tim Nasional (Timnas) Brasil itu tertarik membela Chelsea dan Juventus yang baru saja kehilangan sang penjaga gawang andalan yakni Gianluigi Buffon dan Thibaut Courtois.

Akan tetapi, Alisson justru tidak pindah ke salah satu klub tersebut. Penjaga gawang 25 tahun itu justru memutuskan pindah ke Liverpool. Apa penyebab yang membuat Alisson lebih memilih hengkang ke Liverpool ketimbang Chelsea atau Juventus?

11 Kiper dengan Harga Selangit, Alisson Becker Paling Mahal

Ternyata, ajakan langsung dari pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, yang membuat hati Alisson luluh. Saat itu, Klopp meyakinkan Alisson via facetime yang notabene salah satu aplikasi yang terdapat di salah satu perusahaan ponsel ternama asal Amerika Serikat (AS).

BACA JUGA: Komentar Milner Usai Liverpool Imbangi Chelsea di Stamford Bridge

“Ketika kami (Alisson dan Roma) sudah mencapai kesepakatan dengan dua klub (Chelsea dan Juventus), Klopp menelefon saya via face time. Ia menjelaskan kepada saya soal proyek yang akan dikerjakan Liverpool dan apa yang akan kami lakukan bersama,” kata Alisson mengutip dari Calciomercato, Selasa (2/10/2018).

Alisson pun memuji Klopp sebagai pelatih luar biasa. Ia menyebut Klopp sebagai pelatih berkelas yang memiliki cara tersendiri untuk membangkitkan motivasi para pemainnya, termasuk saat Alisson membuat blunder fatal di laga Leicester City vs Liverpool.

Bertandang ke Markas Man City, Klopp Tegaskan Liverpool Tetap Tampil Menyerang

(Klopp buat Alisson pilih Liverpool. Foto: REUTERS)

“Saya mengidolai Klopp semenjak ia menangani Borussia Dortmund. Setelah gol kontra Leicester, ia masuk ke ruang ganti dan menghibur saya. Ia tahu cara mengatasi situasi seperti itu. Ia berbicara kepada saya agar saya tidak kehilangan kepercayaan diri,” tutup pria yang identik dengan brewok di wajahnya tersebut.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini