nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Terima Dihukum Penalti, Pemain Persiwa Aniaya Wasit

Avirista Midaada, Jurnalis · Sabtu 15 September 2018 22:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 15 49 1951019 tak-terima-dihukum-penalti-pemain-persiwa-aniaya-wasit-v36g87dPaN.jpg Pemain Persiwa Wamena mengerubungi wasit (Foto: Istimewa)

GRESIK - Kericuhan kembali mewarnai pertandingan sepak bola Indonesia. Kali ini kerusuhan terjadi pada laga Persegres Gresik United melawan Persiwa Wamena dalam lanjutan Liga 2, Sabtu (15/9/2018) di Stadion Joko Samudro, Gresik.

Pertandingan awalnya berjalan seru dan menarik, Persiwa Wamena unggul lebih dulu melalui kaki Khairul Azmi Pratama di menit 18, namun tuan rumah mampu menyamakan kedudukan melalui lesakan Taufan Hidayat di ujung paruh pertama.

Memasuki babak kedua, sebuah pelanggaran yang dilakukan Ryan Ardiansyah kepada David Faristian di kotak penalti berakibat keputusan wasit menunjuk titik putih. Alhasil pemain Badai Pegunungan Tengah - julukan Persiwa Wamena yang tak terima mengejar dan memukul wasit Abdul Razak.

(Baca juga: Teco Sambut Positif Kemenangan Persija atas Persikabo di Piala Indonesia 2018)

Pemain Persiwa Wamena menganiaya wasit

Pihak keamanan yang melihat wasit terpojok akhirnya melakukan tindakan tegas dengan mengamankan wasit beserta asisten wasit dan pertandingan pun tertunda selama 10 menit.

Usai ditunda pertandingan akhirnya dilanjutkan, namun wasit Abdul Razak terlebih dahulu mengganjar dua pemain Persiwa dengan kartu merah serta satu kartu kuning. Obet Rivaldo Yulius yang mengeksekusi penalti berhasil menambah keunggulan Persegres 2-1 di menit 78.

Bermain dengan sembilan pemain membuat Persiwa tak bisa berbuat banyak di sisa pertandingan, alhasil Kebo Giras - julukan Persegres Gresik United berhasil mengamankan tiga poin penuh.

Pelatih Persiwa Wamena, Suimin Diharja mengecam tindakan wasit yang memberikan penalti ke Persegres Gresik United.

"Bagaimana bisa, kapten mereka (David Faristian) tiba-tiba jatuh meski posisinya di belakang pemain kami. Ini (penalti) yang aneh," ujar Suimin Diharja, saat konferensi pers usai pertandingan.

Menurutnya, wasit bertindak arogan merampas poin dari timnya, ia mengindikasikan sejak menit 32 banyak keputusan wasit yang dianggap tak wajar sehingga memancing emosi timnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini