Pelatih Legendaris AC Milan Nilai Balotelli Kurang Cerdas

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Minggu 09 September 2018 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 09 51 1948064 pelatih-legendaris-ac-milan-nilai-balotelli-kurang-cerdas-crBOq5Dnjc.jpg Striker Timnas Italia, Mario Balotelli (Foto: Reuters)

BOLOGNA – Hasil kurang memuaskan didapat oleh Timnas Italia kala menjamu Polandia dalam pertandingan UEFA Nations League. Pasalnya, dalam laga tersbeut Italia hanya mampu bermain imbang 1-1. Tak ayal, tim berjuluk Gli Azzurri itu pun menuai banyak kritik, termasuk dari pelatih legendaries Milan, Arrigo Sacchi.

Utamanya, Sacchi menyoroti soal sikap para pemain Italia di atas lapangan. Ia menilai bahwa pemain Italia tak bisa berkoordinasi dengan baik. Sacchi menjelaskan bahwa dalam sepakbola, yang terpenting adalah kolektivitas permainan. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka dibutuhkan kecerdasan dari para pemain.

(Baca juga: Chiellini: Timnas Italia Masih Belum Sempurna)

Italia vs Polandia

Maka dari itu, jika ingin membangun sebuah tim, Sacchi akan memilih pemain-pemain yang memiliki kecerdasan agar bisa berkoordinasi dengan baik. Ia tak meilhat kecerdasan itu ada dalam diri striker Timnas Italia, Mario Balotelli. Pria 72 tahun itu menjelaskan kalau Balotelli sering berkeliaran sendiri dan keluar dari rencana permainan yang telah ditetapkan.

Mario Balotelli

“Sepakbola adalah tentang kolektivitas dan kecerdasan yang terhitung lebih dari kemampuan kaki Anda. Pertama dan terpenting, saya memilih pemain yang memiliki kecerdasan. Anda membutuhkan pemain yang murah hati, bersemangat, profesional. Setiap orang memiliki mobil, tetapi Anda perlu bahan bakar untuk membuatnya bergerak dan dalam sepak bola, bahan bakarnya adalah kecerdasan, semangat dan profesionalisme,” jelas Sacchi, menyadur dari Football Italia, Minggu (9/9/2018).

“Sebutlah memiliki konsep semangat tim adalah awal yang kuat untuk menjadikan Anda orang yang layak. Ketika Balotelli berkeliaran sendiri dan bahkan tidak mencoba untuk tetap pada rencana, apa yang harus Anda katakan kepadanya?" lanjut Sacchi.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini