nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PSMS Medan Pakai Jersey Baru di Paruh Kedua Liga 1 2018

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Selasa 04 September 2018 17:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 04 49 1945933 psms-medan-pakai-jersey-baru-di-paruh-kedua-liga-1-2018-AGz2tenehb.jpg PSMS Medan akan menggunakan jersey baru di paruh kedua musim Liga 1 2018. (Foto: PSMS.co.id)

MEDAN – PSMS Medan segera meluncurkan jersey baru produksi mereka sendiri. Hal itu untuk digunakan dalam laga kandang maupun laga tandang di paruh kedua kompetisi Liga 1 2018.

Peluncuran jersey baru buatan sendiri ini dilakukan setelah DJ Sport yang selama ini menjadi sponsor resmi apparel PSMS Medan, menyatakan mundur. Media Officer PSMS Medan, Bobi Septian saat dikonfirmasi, membenarkan informasi tersebut.

Akan tetapi, Bobibelum mau membocorkan tampilan jersey baru mereka. Menurut Bobi, jersey baru itu akan mulai digunakan saat tim Ayam Kinantan -julukan PSMS- menghadapi PSIS Semarang pada 12 September 2018.

“Iya, kita akan pakai jersey baru. Sudah pasti ganti karena DJ Sport yang tarik diri dari PSMS Medan,”sebut Bobi, Selasa (4/9/2018).

BACA JUGA: PSMS Pecat Djajang Nurdjaman

Bobi menjelaskan, DJ Sport menarik diri dari PSMS Medan karena tidak ingin terlibat dalam sengketa di tubuh PSMS terkait gugatan logo. Pada awal musim lalu, mantan Chief Executive Officer (CEO) PSMS, Syukri Wardi, selaku pemilik PT. Pesemes mensomasi PT. Kinantan Medan Indonesia dan sponsor apparel terkait merk dan logo PSMS. Syukri mengklaim jika nama dan logo PSMS di bawah kendali hak paten pihaknya.

PSMS Medan

(Foto: PSMS Medan saat masih menggunakan DJ Sport. Foto: PSMS.co.id)

Dampak dari sengketa itu, jersey original PSMS sama sekali tidak dipasarkan. Hal ini pun sempat membuat berang para fans Ayan Kinantan.

"Fans gak punya jersey original karena konflik ini. Makanya kita produksi sendiri. Jadi nanti kita pasarkan juga ke fans. Segera akan kita launching,” lanjut Bobi.

PSMS saat ini terus berbenah untuk menghadapi putaran kedua Kompetisi Liga 1 2018. Sejumlah pemain asing sudah didatangkan untuk meningkatkan dan mengembangkan permainan tim. Pergantian juga sudah dilakukan terhadap jajaran pelatih.

Kini tim Ayam Kinantan diasuh pelatih berpaspor Inggris, Peter Butler. Akan tetapi, Butler belum mampu mengangkat posisi PSMS Medan dari dasar klasmen. Posisi itu seperti sebelum ditinggal pelatih Djadjang Nurdjaman yang dipecat dan kini berlabuh di Persebaya Surabaya. PSMS hanya mampu mengumpulkan 19 poin dari 20 kali bertanding.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini