nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Michel Platini Kritisi Penggunaan VAR

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 01 September 2018 00:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 31 51 1944410 michel-platini-kritisi-penggunaan-var-rz3mQ85Tmm.jpg Wasit menggunakan VAR (Foto: AFP)

PARIS – Teknologi baru yang hadir dalam dunia sepakbola, Video Assistant Referee (VAR), nyatanya menimbulkan sejumlah kontroversi. Meski sebagian pihak merasa puas dengan kehadiran VAR, namun tak sedikit pula yang mengkritiknya. Seperti yang dilakukan oleh legenda sepakbola Prancis, Michel Platini.

Platini mengungkapkan kalau penggunaan VAR tidak benar-benar berjalan efektif atau memberikan keadilan yang sebenarnya dalam sepakbola. Mantan Presiden UEFA itu kemudian mengambil contoh pertandingan antara Timnas Prancis kontra Kroasia di final Piala Dunia 2018. Menurutnya, pemain Kroasia tak pantas diganjar pelanggaran, sesaat sebelum terciptanya gol pertama Prancis, melalui tendangan bebas. Pasalnya, Platini melihat itu bukan sebagai pelanggaran.

(Baca juga: Deschamps: Saya Ingin Pemain Prancis yang Raih Trofi Ballon d'Or 2018)

Timnas Prancis

Selain itu, Platini juga menilai kini wasit dan ofisial pertandingan hanya menjadi boneka saja semenjak kedatangan VAR. Pasalnya, wasit hanya tinggal menuruti petunjuk yang diberikan VAR dalam mengambil keputusan. Ia menganggap sepakbola menjadi kurang menarik karena kehadiran VAR.

Penggunaan VAR

“Bagi saya, itu tidak membawa lebih banyak keadilan untuk permainan. Contohnya adalah pertandingan antara Prancis dan Kroasia di Piala Dunia. VAR sedang digunakan. Namun, pada gol pertama di mana Prancis mencetak gol dari tendangan bebas, saya tidak berpikir ada pelanggaran oleh tim Kroasia,” ungkap Platini, menukil dari L’Equipe, Sabtu (1/9/2018).

“Kemudian, pada gol kedua, adalah direktur VAR yang membuat keputusan daripada wasit itu sendiri. Ofisial di lapangan menjadi seperti boneka karena hanya mengikuti perintah!” lanjut Platini.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini