nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peluang Djanur Jadi Pelatih Indonesia Pertama Berlisensi AFC Pro

Oris Riswan, Jurnalis · Selasa 14 Agustus 2018 16:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 14 49 1936417

BANDUNG - Djadjang Nurdjaman sudah tidak lagi menjadi pelatih PSMS Medan sebelum putaran pertama Liga 1 2018 selesai. Kontraknya diputus meski berjasa besar mengantarkan PSMS promosi ke Liga 1. Setelah lepas dari PSMS, Djanur -sapaan akrab Djajang Nurjaman- mengaku sempat mendapat tawaran melatih dari sejumlah klub.

"Ada beberapa yang menghubungi, tapi belum ada yang serius. Yang paling serius datang dari Persita (Tangerang), tapi saya ingin istirahat dulu lah," kata Djanur, Selasa (14/8/2018).

Ia juga sempat ditawari menangani beberapa klub Liga 1 meski tidak menyebut klub mana yang dimaksud. Tapi, ia ingin beristirahat dari dunia kepelatihan hingga akhir musim Liga 1 sehingga tidak ada satu pun pilihan yang diambil.

Selama libur dari aktivitas melatih, Djanur lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarganya, salah satunya mengasuh cucunya. Di luar itu, ia mengaku kerap berolahraga untuk menjaga kebugaran, salah satunya bulutangkis.

 Djanur (Foto: Okezone/Oris Riswan)

Untuk karirnya, Djanur kini akan fokus untuk mendapatkan lisensi AFC Pro yang sedang ditempuhnya. Hal itu juga jadi alasan kenapa ia memilih tidak menerima tawaran melatih. Sebab, untuk menempuh kursus lisensi AFC Pro, ia harus meluangkan banyak waktu.

BACA JUGA: PSIS Lirik 3 Pemain Timnas Indonesia U-16

"Rencana istirahat dulu, sambil saya kursus AFC Pro. Kalau saya masuk klub, lalu saya tinggal-tinggal kan enggak enak juga. Jadi saya ambil sikap istirahat dulu," tuturnya.

Djanur (Foto: Okezone/Bagas Abdiel)

Ia pun sudah menempuh dua sesi dalam rangkaian untuk mendapatkan lisensi AFC Pro, yakni pada Apil dan Juni lalu. "Modul ketiga pada 15-31 Agustus, semua program dijalankan di Indonesia, kecuali 10-17 Desember di Madrid," jelasnya.

Tidak mudah untuk mendapatkan lisensi AFC Pro. Proses kursus baru akan selesai April depan. Itu pun pengumuman kelulusan akan dilakukan beberapa bulan kemudian.

"Kalau jadi (mendapatkan lisensi A Pro), saya jadi yang pertama karena Indonesia belum punya pelatih lisensi pro diploma. Jadi ini angkatan pertama (dari Indonesia)," tutur Djanur.

Jika lulus dan memiliki lisensi AFC Pro, ia bisa melatih tim-tim di luar negeri. Ia pun tidak menampik jika suatu saat ada kesempatan untuk berkarir di negeri orang lain.

"Kalau dengan bekal itu nanti jka nanti ada tawaran, kenapa enggak," tutup Djanur.

(ADP)

Berita Terkait

Liga 1 2018

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini