nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ngaku Pendukung Inter Milan, Pelatih PSIS Bangga Bisa Hadapi Persib

Oris Riswan, Jurnalis · Minggu 08 Juli 2018 15:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 08 49 1919545 ngaku-pendukung-inter-milan-pelatih-psis-bangga-bisa-hadapi-persib-9ftxY2uoYh.jpg Pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese (Foto: Twitter PSIS)

BANDUNG - Duel Persib Bandung vs PSIS Semarang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (8/7/2018) akan menjadi laga bersejarah bagi pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese. Hal itu dikarenakan adanya sosok Mario Gomez yang menjadi pelatih Persib.

"Pertama yang bisa saya katakan adalah saya bangga bisa bertanding menghadapi salah satu pelatih bagus dan berpengalaman," kata Annese di Graha Persib, Kota Bandung, Sabtu (7/7/2018).

Annese sendiri mengaku merupakan fans klub Italia, Inter Milan. Sejak kecil, ia selalu memantau perkembangan Inter, termasuk saat Gomez menjadi asisten pelatih di sana.

"Ketika saya masih muda, saya adalah suporter Inter Milan dan saya tahu coach (Mario Gomez) adalah asisten pelatih Inter," ungkapnya.

PSIS Semarang

Sebagai seorang pelatih, pertemuan dengan Mario Gomez dalam sebuah pertandingan adalah hal yang sangat diimpikannya. Ia pun sangat antusias menantikan laga nanti.

"Bertemu tim asuhannya menjadi salah satu mimpi saya," ucap Annese.

Ia sendiri cukup tahu bagaimana karakter dan kepintaran Gomez dalam meracik sebuah tim. Bahkan, ia memberikan pujian tinggi untuk pria asal Argentina tersebut.

"Di laga ini saya akan menghadapi pelatih yang sangat berpengalaman, dan bagi saya, dia adalah pelatih terbaik di liga," jelasnya.

PSIS Semarang

Di luar faktor adanya sosok Gomez, ia sendiri memandang Persib sebagai tim berbahaya. Apalagi, ada sosok Ezechiel Ndouassel yang merupakan salah satu topskor sementara di Liga 1 2018.

Tapi, ia menegaskan bukan hanya Ezechiel yang harus diwaspadai. Semua pemain Persib harus diwaspadai, baik secara individu maupun tim.

Untuk laga melawan 'Maung Bandung', Annese pun sudah menyiapkan berbagai hal. Kolektivitas tim menjadi strategi yang diandalkan PSIS saat menghadapi Persib di hadapan Bobotoh.

"Kami respek kepada Persib dan suporternya. Tapi, besok di pertandingan itu 11 lawan 11. Kami harus bertanding untuk mendapatkan tiga poin dan hanya dengan mental bagus kita bisa meraih itu," tutur Annese.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini