nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Pembelian Terburuk Man United Usai Era Ferguson, Nomor 1 Paling Mahal

Ramdani Bur, Jurnalis · Minggu 10 Juni 2018 10:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 10 45 1908842 5-pembelian-terburuk-man-united-usai-era-ferguson-nomor-1-paling-mahal-Sbd9rHA1RL.jpg Sir Alex Ferguson. (Foto: AFP)

SIR Alex Ferguson sukses besar selama hampir 27 tahun (1986-2013) menangani Manchester United. Dalam periode itu, Fergie –sapaan akrab Ferguson– menghadirkan 38 trofi bagi publik Stadion Old Trafford. Keberhasilan itu terjadi salah satunya karena Fergie mampu mendatangkan pemain-pemain yang tepat untuk Man United.

Beberapa pembelian tersukses di era kepelatihan Fergie ialah Andy Cole, Dwight Yorke, Ruud van Nistelrooy, Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, Edwin van der Sar, Robin van Persie dan banyak lagi. Akan tetapi, semenjak ditinggalkan Fergie, prestasi Man United mengalami penurunan.

Mereka tak lagi mampu menjadi kampiun Liga Inggris, dan gagal melaju jauh di Liga Champions. Hal itu karena Man United kerap kali mendatangkan pemain yang tidak tepat sasaran. Siapa saja?

Berikut 5 pembelian terburuk Man United usai era Ferguson, mengutip dari Sportskeeda:

5. Memphis Depay.

Memphis Depay dan Van Gaal

Depay digaet Man United dari PSV Eindhoven pada bursa transfer musim panas 2015 seharga 30,6 juta pounds atau sekira Rp571 miliar. Ketika didatangkan, Depay berstatus sebagai top skor Liga Belanda 2014-2015 dengan koleksi 21 gol.

Akan tetapi, uang besar yang dikeluarkan Man United tidak sebanding dengan kualitas yang ditawarkan Depay. Dari 53 penampilan, Depay hanya mengemas tujuh gol dan enam assist. Alhasil pada bursa transfer musim dingin 2017, Depay dilego ke Olympique Lyon.

4. Bastian Schweinsteiger


Man United disebut-sebut melakukan transfer brilian karena mampu mendatangkan Bastian Schweinsteiger dari Bayern Munich pada musim panas 2015 dengan harga hanya 8,1 juta pounds (Rp151 miliar). Akan tetapi, kemampuan Schweini dalam mengatur tempo permainan sewaktu membela Bayern dan Tim Nasional (Timnas) Jerman, sama sekali tidak terlihat.

Selama membela Man United, suami dari mantan petenis Ana Ivanovic itu hanya mentas di 35 pertandingan dengan raihan dua gol dan tiga assist. Bahkan di paruh pertama musim 2016-2017, pelatih Man United Jose Mourinho sama sekali tidak memainkan Schweini di Liga Inggris. Alhasil pada Maret 2017, Schweini dilepas Man United ke Chicago Fire (Amerika Serikat).

3. Henrikh Mkhitaryan


Mkhitaryan digaet Man United dari Borussia Dortmund pada bursa transfer musim panas 2016 seharga 37,8 juta pounds (Rp705 miliar). Miki –sapaan akrab Mkhitaryan– tak bisa dibilang sukses semasa membela Man United. Pada musim 2016-2017, winger berpaspor Armenia sering dilanda cedera.

Semusim kemudian, Miki sering dicadangkan pelatih Mourinho. Pada akhirnya di bursa transfer musim dingin 2018, winger berusia 29 tahun itu ditukar dengan pemain Arsenal, Alexis Sanchez. Selama membela Man United, Miki tampil di 63 pertandingan dengan catatan 13 gol dan 11 assist.

2. Morgan Schneiderlin


Schneiderlin didatangkan berbarengan dengan Schweinsteiger. Awalnya, gelandang berpaspor Prancis itu diprediksi akan membuat kombinasi apik dengan Schweini. Sebab semasa membela Southampton, Schneiderlin tampil prima. Karena itu, Man United tak ragu mengeluarkan 31,5 juta pounds (Rp588 miliar).

Akan tetapi, gelandang berusia 28 tahun itu melempem bersama Man United. Selama satu setengah musim berada di Old Trafford, Schneiderlin hanya mencetak satu gol dan satu assist dari 47 penampilan. Alhasil, pada bursa transfer musim dingin 2017 Schneiderlin dilego ke Everton.

1. Angel Di Maria


Di Maria berstatus sebagai pemain termahal yang pernah didatangkan Man United saat didaratkan dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2014. Saat itu, Man United mengeluarkan 59,7 juta pounds atau setara Rp1,1 triliun.

Akan tetapi, Di Maria gagal bersinar bersama The Red Devils. Fideo –julukan Di Maria– gagal beradaptasi dengan atmosfer Liga Inggris dan iklim Kota Manchester. Selama satu musim membela Man United, Di Maria hanya mencetak empat gol dari 32 penampilan. Akhirnya pada bursa transfer musim panas 2015, Di Maria dijual ke Paris Saint-Germain (PSG).

1 / 5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini