nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemkab Bantul Tak Izinkan Lagi Bonek Hadiri Pertandingan di Wilayahnya

Kuntadi, Jurnalis · Senin 04 Juni 2018 16:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 04 49 1906373 pemkab-bantul-tak-izinkan-lagi-bonek-hadiri-pertandingan-di-wilayahnya-R9cNsEXkmt.jpg Pendukung Persebaya Surabaya. (Foto: Istimewa)

BANTUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Jogjakarta, tidak akan mengizinkan suporter yang tidak bisa dikendalikan menghadiri pertandingan yang digelar di wilayahnya. Hal ini diutarakan Pemkab Bantul usai laga Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya batal digelar karena bentrok yang terjadi di sekitar Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu 3 Mei 2018.

Pemkab Bantul pun menegaskan suporter yang diperbolehkan hadir harus menjamin bahwa mereka akan bersikap tertib dan menjaga kondusivitas. Dalam hal ini, mereka menjadikan pendukung Persija sebagai contohnya. Sebab, mereka datang dengan rapi menggunakan bus dan membeli tiket resmi.

Persebaya Surabaya

(Persebaya Surabaya. Foto: Antara)

Sementara hal yang berbeda dilakukan oleh suporter Persebaya atau yang akrab disapa Bonek Manis. Karena itu, pihaknya pun akan meninjau kembali ulang perizinan untuk suporter Persebaya saat menyaksikan laga di Bantul.

“Kalau Persija datang tidak apa-apa, tetapi kalau Bonek tidak. Kami akan evaluasi,” jelas Bupati Bantul, Suharsono, di kantornya, Senin (4/6/2018).

BACA JUGA: Laga Persija vs Persebaya Batal Digelar

Suharsono mengaku prihatin melihat peristiwa kerusahan antarsuporter tersebut. Ia mengaku Pemkab memberikan izin menggelar pertandingan di wilayahnya demi menghibur masyarakat, namun hal yang terjadi jauh berbeda dari yang diharapkan. Laga kedua kesebelasan yang menjadi musuh bebuyutan itu malah melibatkan banyak suporter fanatik.

“Kami harap semuanya bisa kondusif, saling menjaga,” jelas Suharsono.

Persebaya Surabaya

(Persebaya Surabaya. Foto: Antara)

Sedianya, Persija akan bertanding melawan Persebaya dalam laga lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul pada Minggu 3 Juni 2018. Tetapi, panitia akhirnya membatalkan pertandingan tersebut karena kedua suporter terlibat bentrok sejak pagi hari.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini