Laga Persija vs Persebaya Batal Digelar

Andika Pratama, Jurnalis · Minggu 03 Juni 2018 21:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 03 49 1906040 laga-persija-vs-persebaya-batal-digelar-G5Kp0ugFNR.jpg Persija (Foto: Media Persija)

BANTUL – Pertandingan pekan ke-12 Liga 1 2018 antara Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya yang sejatinya akan dilangsungkan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (3/6/2018), batal digelar. Pembatalan itu disebabkan oleh bentrok yang terjadi di sekitar Stadion Sultan Agung Bantul pada waktu siang.

Pengumuman pun dilakukan oleh pihak Polisi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) perihal tidak diselenggarakannya pertandingan tersebut. Pihak kepolisian tidak mau mengambil risiko akan timbulnya bentrok lanjutan saat laga berlangsung.

Sementara itu, Direktur Utama Persija, I Gede Widiade mengaku akan segera berkordinasi dengan pihak Liga Indonesia Baru (LIB) untuk melakukan penjadwalan ulang, sehingga laga tetap dapat digelar nantinya. Gede mengungkapkan telah ada beberapa tempat yang menjadi opsi untuk dilaksanakannya pertandingan.

Koordinasi panpel dengan pihak Kepolisian, Persija, dan Persebaya (Foto: Media Persija)

Tempat tersebut dipastikan Gede memenuhi syarat untuk menggelar pertandingan Liga 1. Kendati telah memiliki tempat alternatif, Gede tetap mengaku kecewa atas pembatalan ini. Direktur Utama Persija itu mengaku tim yang dikelolanya hanya ingin memberi hiburan kepada masyarakat setempat.

BACA JUGA: 4 Pemain Persib yang Tak Pernah Bermain Musim Ini

“Kami segera melakukan koordinasi dengan manajemen dan Panpel terkait lokasi pertandingan. Yang penting tempatnya memenuhi syarat digelarnya pertandingan. Sepakbola itu hiburan. Saya juga sangat menyesal pertandingan tidak bisa terlaksana di Bantul," imbuh Gede.

Koordinasi panpel dengan pihak Kepolisian, Persija, dan Persebaya (Foto: Media Persija)

“Padahal kita niatnya ingin memberikan hiburan kepada masyarakat. Kami sama sekali tidak memikirkan keuntungan atau apapun. Yang penting pertandingan bisa terlaksana. Tapi apa daya situasi di lapangan tidak memungkinkan,” lanjut Direktur Utama Persija itu.

“Tapi sekali lagi, situasi di lapangan yang membuat pertandingan akhirnya batal digelar. Nyawa lebih penting dari pertandingan malam ini. Jadi kami harap semua pihak bisa menyadari dan menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran," tandas Gede.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini