Legenda Sarankan Karius Tinggalkan Liverpool

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 29 Mei 2018 05:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 29 261 1903972 legenda-sarankan-karius-tinggalkan-liverpool-rkFziqkoBq.jpg Loris Karius (Foto: REUTERS)

LIVERPOOL – Nama penjaga gawang Liverpool, Loris Karius, memang tengah menjadi perbincangan para pecinta sepakbola saat ini. Apalagi kalau bukan dua kesalahan fatal yang dilakukan Karius ketika tampil di partai final Liga Champions musim 2017-2018 melawan Real Madrid.

Dalam pertandingan yang dihelat di NSC Olimpiyskyi pada akhir pekan, Karius memang diturunkan sebagai kiper utama Liverpool. Akan tetapi alih-alih membalas kepercayaan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, Karius justru melakukan dua blunder memalukan.

Loris Karius

Pertama Karius yang mencoba melempar bola ke rekan setimnya, justru tanpa sengaja bola yang hendak dilemparnya direbut oleh Karim Benzema dan berujung jadi gol. Kedua adalah salah antisipasinya atas sepakan Gareth Bale berujung gol ketiga untuk Madrid.

Baca Juga: Kekalahan Liverpool Bukan Tanggung Jawab Karius Seorang

Setelah pertandingan, Karius pun meminta maaf kepada para pendukung Liverpool karena kesalahannya tersebut gagal mengantarkan klubnya jadi juara Liga Champions 2017-2018. Namun tetap saja banyak beberapa kalangan yang melempar kritikan kepadanya.

Loris Karius

Mengetahui kondisi tersebut membuat salah satu legenda Liverpool, Jamie Carragher, memberikan komentarnya. Ia pun menyarankan agar Karius meninggalkan Liverpool kelanjutan kariernya sebagai pesepakbola profesional.

Baca Juga: Tak Hanya Salah Korban Keganasan Ramos di Final Liga Champions 2017-2018

“Akan terdapat banyak mata yang mengawasi Loris Karius untuk melihat bagaimana dia mengatasi permasalahan ini. Dia adalah pemain muda dan saya sangat kasihan kepadanya,” ucap Carragher, seperti dikutip dari Sky Sports, Selasa (29/5/2018).

“Saya tidak akan mengkritiknya setelah final. Kami semua memiliki pertandingan buruk dan nahasnya hal itu terjadi di laga terbesar di hidupnya, di pertandingan terbesar bagi sepak bola klub. Saya merasa hancur untuk dia,” tuntas pria berusia 40 tahun tersebut.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini