5 Pemain yang Benci Mourinho, Nomor 1 Eks Kapten Madrid

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 28 Mei 2018 13:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 28 51 1903635 5-pemain-yang-benci-mourinho-nomor-1-eks-kapten-madrid-Sy6VCtQBt6.jpg Mourinho dibenci beberapa eks anak asuhnya. (Foto: REUTERS/Jason Cairnduff)

JOSE Mourinho bisa dibilang salah satu pelatih terbaik di dunia saat ini. Semenjak mentas sebagai pelatih tim utama pada 2000, Mou –sapaan akrab Mourinho– total telah menyabet 25 gelar. Selain itu, Mourinho juga terkenal pandai mengambil hati anak-anak asuhnya.

Sewaktu menangani Chelsea, pelatih berpaspor Portugal itu diketahui dekat dengan Frank Lampard, John Terry dan Didier Drogba. Begitu juga saat mengarsiteki Real Madrid, Mou terlihat akrab dengan Cristiano Ronaldo.

Meski begitu, tidak semua anak-anak asuh Mourinho senang dengan ayah dua anak tersebut. Ada beberapa pemain yang diketahui membenci Mourinho karena jarang diturunkan. Siapa saja?

Berikut 5 pemain yang benci Mourinho, mengutip dari Sportskeeda:

5. Bastian Schweinsteiger

Bastian Schweinsteiger

(Foto: AFP)

Schweinsteiger didatangkan Man United pada bursa transfer musim panas 2015, atau ketika saat masih ditangani Louis van Gaal. Schweini –sapaan akrab Schweinsteiger– yang merupakan pemain andalan Man United di era Van Gaal, tidak mengalami nasib serupa di bawah arahan Mourinho.

Pada musim 2016-2017, Schweini sempat ditaruh Mourinho bersama tim Man United U-23. Bahkan di paruh pertama musim 2016-2017, gelandang berpaspor Jerman itu hanya tampil di empat pertandingan, tanpa satu pun mentas di Liga Inggris. Pada akhirnya di Maret 2017, Schweini dilepas ke klub MLS, Chicago Fire.

4. Kevin De Bruyne

Manchester City Bakal Tetap Tampil Menyerang pada Laga Kontra Liverpool

De Bruyne tampil apik saat dipinjamkan Chelsea ke Werder Bremen pada musim2012-2013. Alhasil, Mourinho menarik De Bruyne untuk tampil membela Chelsea di musim 2013-2014. Sempat menjadi starter di beberapa laga awal, Mourinho kemudian mulai mencadangkan De Bruyne di laga-laga setelahnya.

Saat itu, Mourinho menyebut gelandang berpaspor Belgia itu belum mampu bersaing dengan pemain-pemain Chelsea lainnya. Mourinho juga menyebut De Bruyne sebagai pesepakbola cengeng dan tidak memiliki motivasi. Nyatanya, perkataan itu memotivasi De Bruyne. Saat ini De Bruyne tumbuh sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia bersama Manchester City.

3. Luke Shaw

Luke Shaw

(Foto: AFP)

Mourinho lebih memilih memercayakan posisi fullback kiri Man United kepada Ashley Young ketimbang Shaw. Padahal, Young memiliki posisi asli sebagai winger. Ketika Shaw diturunkan, pesepakbola berpaspor Inggris itu justru membuat Mourinho geram. Hal itu terjadi saat Man United menghadapi Brighton & Hove Albion di Piala FA.

Akibatnya, Mourinho menarik Shaw di pertengahan pertandingan. Kesal diganti di pertengahan laga, Shaw pun terlibat pertengkaran dengan Mourinho di sesi latihan dua hari setelahnya. Karena itu, Shaw dipercaya akan angkat kaki dari Stadion Old Trafford pada busa transfer musim panas 2018.

2. Samuel Eto’o

Samuel Eto'o

(Foto: AFP)

Eto’o merupakan pemain andalan Mourinho saat membawa Inter Milan meraih treble winner pada 2009-2010. Akan tetapi, nasib berbeda dialami Eto’o saat kembali berkolaborasi dengan Mourinho di Chelsea pada 2013-2015. Di periode tersebut, Mourinho menyindir Eto’o sebagai penyerang tua yang sudah kehilangan kecepatan.

Akan tetapi, penyerang berpaspor Kamerun itu memiliki cara untuk menjawab kritikan. Eto’o menyebut meski sudah tua, masih memiliki kemampuan mencetak gol. Selain itu dalam novel bergambar yang dimunculkan Eto’o, ia mengaku beberapa kali terlibat perdebatan dengan Mourinho dan saling mengucapkan hal buruk satu sama lain.

1. Iker Casillas

 Bukan Messi dan Cristiano Ronaldo, Iker Casillas Raih Penghargaan Golden Foot Awards 2017

Casillas bisa dibilang legenda Madrid. Kiper yang membawa Spanyol menjuarai Piala Eropa dan Piala Dunia itu total memberikan 18 gelar selama 16 tahun membela tim utama Los Blancos –julukan Madrid.

Akan tetapi, kemapanan Casillas sebagai kiper utama Madrid mulai terkebiri di musim terakhir Mourinho berada di Bernabeu (2012-2013). Di paruh kedua musim tersebut, Casillas yang berstatus sebagai kapten tim lebih sering duduk di bangku cadangan dan kalah bersaing dengan Diego Lopez.

Sejak saat itu, performa Casillas mengalami penurunan hingga akhirnya meninggalkan Madrid untuk bergabung dengan Porto pada bursa transfer musim panas 2015. Bahkan pada 2015 itu juga, Casillas mengaku tidak memiliki hubungan yang baik dengan Mourinho.

1 / 5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini