Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bikin Sekolah Olahraga Jadi Cara Barito Putera Kembangkan Potensi Anak Usia Dini

Hendry Kurniawan , Jurnalis-Minggu, 29 April 2018 |11:47 WIB
Bikin Sekolah Olahraga Jadi Cara Barito Putera Kembangkan Potensi Anak Usia Dini
Sekolah olahraga Barito Putera. (Foto: Okezone/Hendry Kurniawan)
A
A
A

BANJARMASIN – Perkembangan dunia sepakbola dari masa ke masa tentunya harus dibarengi dengan regenerasi dari para pemainnya. Hal itulah yang disadari betul oleh salah satu klub sepakbola Indonesia, PS Barito Putera, yang membuat sekolah olahraganya sendiri dengan nama Sekolah Olahraga Barito Putera (SOBP).

SOBP sendiri telah didirikan sejak 2015. Berbeda dengan sekolah olahraga kebanyakan yang berorientasi untuk meraih prestasi, SOBP justru mengutamakan pada perkembangan karakter dari para anak didiknya. Asisten Manajer Barito Putera, Mochamad Arifin, mengungkapkan bahwa perkembangan karakter merupakan hal yang lebih krusial untuk diberikan kepada anak-anak usia dini ketimbang memfokuskan diri terhadap prestasi semata.

(Sekolah Olahraga Barito Putera. Foto: Okezone/Hendry Kurniawan)

(Sekolah Olahraga Barito Putera. Foto: Okezone/Hendry Kurniawan)

Fokus SOBP adalah mengembangkan pelatihan dan pembinaan di bidang fisik, teknik, taktik, serta karakter. Sekolah olahraga tersebut untuk saat ini memiliki tiga kategori tingkatan usia, yakni kelas A yang berisikan anak-anak di usia 13-15 tahun, kelas B (10-12 tahun), dan kelas C (6-9 tahun).

BACA JUGA: Menang 3-1 atas Bhayangkara FC Jadi Kado Ulang Tahun Barito Putera

“Saat ini Sekolah Olahraga Barito Putera telah hadir di empat kabupaten/kota, yaitu di Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala, dari total 13 tempat yang drencanakan akan dibuka di seluruh Kalimantan Selatan. Sekolah olahraga ini lebih mengedepankan pada perkembangan karakter anak,” ujar Arifin, saat ditemui di Banjarmasin, Minggu (29/4/2018)

“Jadi, kami di sini tidak mencari menang, namun keceriaan dalam bermain sepakbola. Siapa pun anak yang terdaftar di sini (SOBP) wajib untuk bertanding, harus mendapatkan waktu bermain. Baik anak itu gemuk, kurus, semuanya harus bermain. Filosofi sepakbola yang dianut oleh SOBP adalah bukan membuat good player, tapi good character,” lanjutnya.

Perjuangan Barito Putera untuk menghadirkan bibit-bibit muda potensial namapaknya tidak sia-sia. Pasalnya, saat ini terdapat beberapa pemain Barito yang kerap menjadi langganan Tim Nasional (Timnas) Indonesia, seperti Hansamu Yama, Rizky Pora, Gavin Kwan Adsit, Dandy Maulana, hingga Muhammad Riyandi.

Selain memiliki sekolah olahraganya sendiri, Barito Putera juga memegang lisensi dari Real Madid Foundation untuk melaksanakan program International Sport Social Development Foundation, yang melatih 61 manajer, staf, pelatih, dan olahragawan, serta memberdayakan 8000 anak Indonesia mengembangkan potensinya.

(Sekolah Olahraga Barito Putera. Foto: Okezone/Hendry Kurniawan)

(Sekolah Olahraga Barito Putera. Foto: Okezone/Hendry Kurniawan)

Dalam kerjasamanya dengan Real Madrid tersebut, Barito Putera diberi kewenangan untuk melatih anak-anak usia dini yang dinilai kurang mampu secara finansial untuk dapat mengembangkan potensinya di dunia sepakbola. Adapun program latihan yang diberikan sesuai dengan kurikulum milik Real Madrid dalam mengembangkan pemainnya.

BACA JUGA: Jackson Beberkan Kunci Kemenangan Barito Putera atas Bhayangkara FC

“Dan untuk Real Madrid dengan Barito Puetra kerjasamanya adalah mereka memberi kurikulum. Kurikulumnya itu yang mahal. Setiap dua tahun sekali, perwakilan dari Spanyol datang ke sini melakukan verifikasi. Latihan kami pun harus divideokan, harus dikirim ke Spanyol sebagai sebuah bukti,” jelas Arifin.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement