Image

Mantan Asisten Pelatih Arsenal: Wenger Sangat Terluka

Bagas Abdiel, Jurnalis · Rabu 25 April 2018 03:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 24 45 1891063 mantan-asisten-pelatih-arsenal-wenger-sangat-terluka-CnzXjfRydf.jpg Arsene Wenger (Foto: AFP)

LONDON – Legenda Arsenal, Pat Rice, ikut bersedih dengan keputusan Arsene Wenger mengundurkan diri dari kursi pelatih The Gunners –julukan Arsenal– pada akhir musim. Rice pun yakin pelatih berpaspor Prancis itu akan merasa sakit dengan keputusannya ini.

Pengabdian Wenger selama 22 tahun bersama Arsenal tentu menjadi hal yang sangat diapresiasi. Dia telah memberikan tiga gelar Liga Inggris dan tujuh kemenangan Piala FA serta enam kali juara Community Shield. Prestasi yang tentu sangat membanggakan.

Tetapi menurunnya performa Arsenal dalam beberapa tahun terakhir, memang menyebabkan penggemar The Gunners memaksa Wenger untuk mundur. Meski pelatih berusia 68 tahun tersebut akan bersikeras bertahan di Emirates, tetapi akhirnya ia akan menyerah pada akhir musim ini.

Baca juga Ramsey Siap Persembahkan Gelar Liga Eropa untuk Kado Perpisahan Wenger

Meski begitu, Rice tetap mengagumi sosok Wenger karena saling bekerja sama untuk The Gunners pada musim 1996-2012. Saat itu pria berusia 69 tahun bekerja sebagai asisten pelatih Wenger yang tentunya mengenal betul sosok sang pelatih.  

“Saya pikir dia akan merasa sangat terluka tentang reaksi yang dia dapatkan tetapi pada akhirnya kami semua tahu bahwa kami berada dalam bisnis di mana itu bisa terjadi pada siapa saja,” ungkap Rice, mengutip dari Goal, Rabu (25/4/2018).

Rice cukup menyayangkan akhir karier Wenger bersama Arsenal harus berakhir dengan cara yang kurang baik. Tetapi bagi pria yang pernah memperkuat The Gunners sebagai pemain pada 1967-1980 itu, Wenger adalah pelatih terbaik yang pernah ada. Rice menilai Wenger adalah pelatih yang berkompeten dan memiliki dedikasi yang tinggi.

“Ini bukan pertama kalinya terjadi pada pelatih sepakbola tetapi ketika Anda berpikir apa yang telah ia lakukan untuk klub besar kami, itu memalukan bahwa itu harus berakhir dengan cara ini. Di mata saya dia adalah pelatih Arsenal terbaik yang pernah ada,” tambahnya.

“Saya hanya berharap bahwa untuk pertandingan kandang terakhir musim ini (melawan Burnley), semua orang menunjukkan penghargaan mereka kepada seorang pria yang luar biasa dan pelatih yang luar biasa,” lanjutnya.

“Setelah melihat cara dia bekerja dan cara dia memperlakukan orang, semua orang diperlakukan dengan hormat. Dia selalu menjaga stafnya, dia adalah pelatih yang luar biasa,” tutupnya.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini